SOLOBALAPAN.COM - Nama Liana Saputri kini menjadi sorotan utama di dunia bisnis dan publik.
Sebagai putri dari pengusaha batu bara ternama asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, Liana tidak hanya mencatatkan kekayaan pribadi yang fantastis mencapai Rp2,17 triliun.
Akan tetapi juga dikabarkan melakukan manuver bisnis mengejutkan dengan mengakuisisi saham raksasa makanan cepat saji, KFC Indonesia.
Langkah strategis ini menempatkannya sebagai salah satu perempuan muda terkaya sekaligus paling berpengaruh di Tanah Air, dengan portofolio bisnis yang merentang dari sektor sumber daya alam hingga industri kuliner global.
Pilar Bisnis Keluarga Haji Isam
Sebelum namanya dikaitkan dengan KFC, Liana Saputri telah memegang posisi kunci di gurita bisnis keluarganya.
Sejak tahun 2020, ia menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), salah satu perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia.
Kekayaan pribadinya meroket seiring dengan performa saham PGUN yang melonjak hingga 31,39 persen pada kuartal pertama 2023.
Selain di sektor sawit, Liana juga memegang jabatan strategis di berbagai lini usaha lain, termasuk PT Inni Joa, PT Taiyoung Engreen, dan PT Jhonlin Agro Raya, yang bergerak di bidang energi, agribisnis, dan infrastruktur.
Langkah Strategis ke Jaringan KFC Indonesia
Langkah bisnis terbarunya yang paling menyita perhatian adalah keterlibatannya dalam struktur kepemilikan KFC Indonesia.
Melalui manuver bisnis keluarga yang belum diungkap secara rinci, entitas bisnis yang terafiliasi dengannya dikabarkan telah menjadi bagian dari pemilik baru jaringan restoran cepat saji tersebut.
Jika kabar ini terkonfirmasi, maka ini menandai ekspansi besar keluarga Haji Isam dari sektor hulu (sumber daya alam) ke sektor hilir yang berhadapan langsung dengan konsumen (business-to-consumer).
Profil Liana Saputri: Dari Pembalap Off-road hingga Eksekutif Muda
Di luar ruang rapat, Liana Saputri sebelumnya dikenal sebagai seorang pembalap off-road.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Santa Monica College, Los Angeles, AS, dengan fokus pada Manajemen Bisnis dan Kepemimpinan.
Setelah lulus pada 2018, ia kembali ke Indonesia untuk terlibat aktif dalam bisnis keluarga.
Pada 12 April 2020, Liana menikah dengan Putra Rizky, yang juga berasal dari keluarga pengusaha.
Pernikahan ini semakin memperkuat jaringan dan pengaruh bisnis kedua keluarga. Dari pernikahannya, Liana kini dikaruniai dua orang anak.
Generasi Baru Konglomerat Indonesia
Liana Saputri merepresentasikan generasi baru konglomerat Indonesia yang tidak hanya mewarisi, tetapi juga aktif melakukan ekspansi bisnis secara agresif.
Bersama adiknya, Jhony Saputra, total kekayaan keduanya ditaksir mencapai Rp4,35 triliun.
Langkahnya dari sektor tradisional seperti sawit dan batu bara ke industri raksasa fast-moving consumer goods (FMCG) seperti KFC menunjukkan visi strategis untuk mendiversifikasi aset dan mengamankan pengaruh di berbagai sektor ekonomi utama di Indonesia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo