Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Cek Banjir Jakarta Bisa Online Lewat HP! Begini 3 Caranya

Laila Zakiya • Selasa, 8 Juli 2025 | 20:03 WIB

 

Ilustrasi banjir Jakarta.
Ilustrasi banjir Jakarta.

SOLOBALAPAN.COM – Hujan deras disertai banjir rob yang melanda Jakarta sejak Senin malam (7/7/2025) membuat puluhan wilayah terendam.

Hingga Selasa (8/7/2025) pagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 62 Rukun Tetangga (RT) dan lima ruas jalan tergenang banjir, dengan ketinggian mencapai 120 cm di beberapa titik.

Masyarakat kini tak perlu menebak-nebak lagi apakah daerahnya terdampak banjir.

BPBD DKI Jakarta menyediakan tiga cara mudah dan resmi untuk mengecek kondisi banjir langsung dari ponsel (HP). Yuk, simak ulasannya agar tetap waspada dan aman!

1. Google Maps: Cek Lokasi Banjir Secara Instan

Aplikasi ini kini bisa digunakan untuk melihat wilayah terdampak banjir melalui ikon merah di peta.

Cukup ketik kata kunci “lokasi banjir” di kolom pencarian, maka pengguna bisa mengetahui sebaran genangan secara visual.

Link: [https://www.google.com/maps]

2. Website Resmi BPBD DKI Jakarta

BPBD menyediakan peta banjir real-time dan laporan harian yang terus diperbarui.

Di sini, masyarakat bisa melihat ketinggian air, perkembangan evakuasi, dan kondisi terkini di seluruh kelurahan Jakarta.

Info Banjir: [https://bpbd.jakarta.go.id/infobanjir]
Laporan Harian: [https://bpbd.jakarta.go.id/kategori-berita/berita-harian]

3. Pantau Banjir: Data Pintu Air & Status Sungai

Situs ini menyajikan data lengkap mulai dari tinggi muka air di pintu air, status siaga banjir, aliran sungai, hingga prakiraan cuaca terkini.

Sangat berguna bagi warga yang tinggal dekat bantaran sungai atau titik rawan genangan.

Link: [https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-informasi-banjir]

Update Terbaru Wilayah Terdampak

BPBD melaporkan banjir terparah terjadi di Jakarta Timur dan Selatan, seperti di:

* Cililitan (120 cm)
* Bangka (100 cm)
* Padang (85 cm)
* Kampung Melayu (60 cm)
* Kapuk Muara (65 cm)

Banjir disebabkan kombinasi curah hujan ekstrem, luapan sungai, serta banjir rob dari pesisir utara Jakarta.

Tak sedikit warga terpaksa mengungsi ke masjid dan musala sekitar wilayah terdampak.

 

BPBD bersama Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat dikerahkan untuk menyedot genangan serta memastikan saluran air berfungsi maksimal.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tulis BPBD DKI Jakarta dalam keterangannya.

BMKG juga sudah mengeluarkan peringatan dini banjir rob yang berlaku dari 4–13 Juli 2025. Warga diminta tetap waspada karena potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#banjir #jakarta #korban #update