Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Parah! Mataram NTB Porak-Poranda, Banjir 2 Meter Terjang Permukiman Elite dan Hanyutkan Mobil Mewah, Ribuan Warga Terdampak

Damianus Bram • Senin, 7 Juli 2025 | 20:07 WIB
Mobil mewah di permukiman elite terbawa arus deras saat banjir melanda Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu sore (6/7/2025).
Mobil mewah di permukiman elite terbawa arus deras saat banjir melanda Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu sore (6/7/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilanda banjir dahsyat pada Minggu sore (6/7/2025).

Hujan deras yang mengguyur sejak siang menyebabkan air meluap hingga dua meter, merendam permukiman elite, dan menghanyutkan mobil-mobil mewah.

Detik-detik banjir terekam dalam video yang viral di akun Instagram @warungjurnalis.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah mobil mewah terseret arus deras, sementara seorang warga menangis histeris melihat kendaraannya terbawa air.

“Mobil saya jalan (hanyut) sama mobil koko,” ujar pemilik mobil sambil menangis.

Permukiman Elite, Sekolah, dan Tempat Ibadah Terendam

Banjir merendam kawasan elite dan pusat kota, seperti Lingkungan Sweta Timur, Kelurahan Mayura, hingga BTN Riverside.

Air naik dalam hitungan menit, membuat warga panik dan tak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

“Debit air naik sangat cepat, warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzakki, Selasa (7/7/2025), dikutip dari Lombok Pos (Jawa Pos Group).

3.500 Jiwa Terdampak, 201 Rumah Terendam

Data resmi BPBD mencatat lebih dari 3.500 jiwa terdampak langsung, dengan 100 lebih warga mengungsi.

Sebanyak 201 rumah terendam dengan ketinggian air antara 1 hingga 3 meter. Beberapa fasilitas umum juga lumpuh, antara lain:

Abian Tubuh hingga Selagalas Jadi Wilayah Terparah

Wilayah yang mengalami dampak terparah antara lain:

BPBD Siaga, Warga Diimbau Waspada Banjir Susulan

Tim gabungan dari BPBD NTB, BPBD Mataram, TNI, Polri, Basarnas, hingga relawan telah turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak.

Sementara itu, Masjid dan Asrama Haji dijadikan tempat pengungsian darurat.

Meski hujan telah reda sejak Minggu malam, BPBD tetap mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.

“Masyarakat diimbau tetap waspada, jangan membuang sampah ke saluran air, bersihkan drainase, dan segera evakuasi bila air naik mendadak,” imbau Muzakki. (dam)

Editor : Damianus Bram
#mataram #hujan deras #banjir #ntb #nusa tenggara barat #Parah