SOLOBALAPAN.COM - Aktor senior Fahmi Bo kembali menjadi sorotan setelah menceritakan kisah pilu di balik kehidupannya saat ini.
Dalam sebuah wawancara, bintang sinetron "Tukang Ojek Pengkolan" ini buka suara mengenai perceraiannya dengan sang mantan istri, Nita.
Ia mengungkap fakta mengejutkan bahwa perpisahan itu terjadi justru setelah ia berjuang dan berhasil sembuh dari penyakit stroke yang dideritanya.
Berpisah Setelah Berjuang Melawan Stroke
Fahmi Bo, yang beberapa waktu lalu viral karena kondisinya yang sakit dan harus tinggal seorang diri di sebuah rumah kos sederhana, menceritakan kronologi perpisahannya yang terjadi hampir lima tahun lalu.
"Kalau keluarga aku udah pisah, mau lima tahun ini," ujar Fahmi dalam wawancaranya di kanal YouTube Melaney Ricardo pada Jumat, 27 Juni 2025.
Ia menjelaskan bahwa perceraian itu terjadi pada tahun 2020, setahun setelah ia pulih dari stroke.
"Pas 2018 kan aku kena stroke, 2019 aku sembuh, 2020 aku ikut syuting lagi. Nah, di 2020 itu lah (aku cerai)," ungkap Fahmi.
Pengakuan ini cukup mengejutkan, karena menunjukkan bahwa perpisahan itu terjadi bukan saat ia sedang terpuruk karena sakit, melainkan setelah ia mulai bangkit dan kembali bekerja.
Alasan Cerai yang Masih Menjadi Misteri
Saat ditanya lebih dalam mengenai penyebab perceraiannya, Fahmi enggan menjelaskannya secara rinci.
Ia hanya mengisyaratkan adanya sebuah masalah prinsip yang sangat berat dan tidak bisa ia tolerir, yang memaksanya untuk mengambil keputusan berpisah.
"Ada salah satu (hal) yang enggak bisa aku terima dan aku enggak bisa cerita di sini. Pokoknya aku enggak bisa terima," jelas Fahmi Bo, membiarkan alasan pastinya tetap menjadi privasi miliknya.
Kisah hidup Fahmi Bo yang penuh perjuangan, mulai dari melawan penyakit hingga harus menghadapi perpisahan dan kini hidup sendiri, telah menyentuh hati banyak warganet.
Meskipun alasan di balik perceraiannya masih menjadi misteri, pengakuannya ini menuai banyak simpati dan doa dari publik yang berharap ia senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo