SOLOBALAPAN.COM – Pernikahan antara Rodi Handika dan Nurdiana di Lombok mendadak viral dan menyita perhatian publik. Bukan karena kemegahan acara, melainkan karena pengantin wanita diduga berbohong soal statusnya.
Video yang memperlihatkan momen mempelai wanita pingsan saat hari pernikahan ramai diunggah sejumlah akun media sosial, salah satunya @pembasmikehaluan_real.
Dalam video itu, Nurdiana yang masih mengenakan busana pengantin tampak limbung dan harus dipapah oleh beberapa orang.
Nurdiana disebut-sebut pingsan setelah pengantin pria mengetahui fakta mengejutkan, bahwa sang istri ternyata sudah tiga kali menikah sebelumnya, padahal selama masa pendekatan mengaku masih perawan.
Diketahui, Nurdiana berasal dari Dusun Sangkor, Desa Bakan, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah.
Sedangkan Rodi Handika berasal dari Dusun Batu Sambak, Desa Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur.
Rodi merasa sangat kecewa. Ia mengaku sudah memberikan yang terbaik untuk Nurdiana, termasuk mahar berupa 20 gram emas dan uang tunai sebesar Rp60 juta, sesuai permintaan pihak keluarga mempelai perempuan.
Namun tak lama setelah akad nikah selesai, fakta masa lalu Nurdiana terbongkar. Ia ternyata sudah tiga kali menikah dan ini adalah pernikahan keempatnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bakan, Jefry, membenarkan kabar tersebut.
“Benar bahwa perempuan ini memang sudah pernah menikah. Bahkan menurut informasi dari Bhabinkamtibmas, ini pernikahan keempatnya,” kata Jefry, Kamis (25/6/2025).
Video kisruh pernikahan ini langsung menuai berbagai komentar pedas dari warganet. Banyak yang mengecam sikap keluarga mempelai wanita yang dinilai tidak jujur sejak awal.
"Yang salah tetap yang perempuan. Mau diputar-putar pun ceritanya tetap perempuan yang salah. Dikira nikah pakai daun kelor," tulis @ssum***.
"Cewek kayak gitu kalau nangis karena ketahuan, bukan karena merasa bersalah (kebanyakan)," tulis @sogeillustr****.
"Makanya jujur saja mbak jadi orang. Riweuh sendiri kan. Itu pingsannya bohongan juga kali," timpal @nitajulfikr****.
"Si cowok TKI di Jepang, selama ini hubungan mereka LDR dan dia sudah sangat percaya ke ceweknya. Pulang kampung niat menikah bawa uang hasil kerja kerasnya, ternyata ditipu mentah-mentah," tulis @ana_anai***.
Kisah ini menjadi pelajaran penting bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam hubungan.
Pernikahan yang seharusnya menjadi momen sakral justru berubah menjadi drama memalukan yang meninggalkan luka dan trauma mendalam bagi kedua pihak. (dam)
Editor : Damianus Bram