Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Agam? Viral Nama Pria Ini Diduga Lalai hingga Sebabkan WNA Juliana Marins Jatuh di Gunung Rinjani

Laila Zakiya • Rabu, 25 Juni 2025 | 16:02 WIB

 

Kolase aksi netizen Brasil meyerbu akun Instagram @prabowo, meminta Juliana Marins segera diselamatkan.
Kolase aksi netizen Brasil meyerbu akun Instagram @prabowo, meminta Juliana Marins segera diselamatkan.

SOLOBALAPAN.COM – Sosok Agam, seorang pemandu wisata Gunung Rinjani, kini menjadi sorotan publik usai insiden tragis yang menimpa pendaki asal Brasil, Juliana Marins (26).

Juliana ditemukan tewas usai terjatuh ke jurang sedalam 400 meter pada Sabtu pagi, 21 Juni 2025.

Nama Agam pun viral karena diduga lalai saat mendampingi pendakian korban.

Juliana Marins dikabarkan mendaki bersama Agam dan lima peserta lainnya.

Namun, menurut laporan media Brasil Fantastico, korban yang sudah kelelahan memilih berhenti mendaki, sementara Agam justru ikut menemani peserta lain yang ingin melanjutkan ke puncak.

“Mereka melanjutkan perjalanan, dan pemandu wisata itu tidak menemaninya,” kata kakak korban kepada media Brazil Fantastico.

Keputusan Agam untuk meninggalkan Juliana seorang diri inilah yang menjadi titik awal munculnya tudingan kelalaian yang kini viral di media sosial.

Apalagi Juliana diketahui merupakan pendaki pemula dan medan pendakian Rinjani dikenal ekstrem.

 

Tragedi ini tidak hanya menjadi perbincangan di Tanah Air, tapi juga mengundang perhatian internasional.

Ribuan komentar warga Brasil membanjiri akun Instagram resmi Presiden Prabowo Subianto, meminta perhatian dan evakuasi secepatnya.

"Salvem Juliana! ????????" tulis akun @julianabm.machado

"Memalukan pemerintah Anda untuk meninggalkan seorang gadis dalam situasi ini!!!!!!!" tulis @rafssantos.

Respons warganet global ini memaksa Istana buka suara.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, memastikan bahwa Presiden menaruh perhatian serius terhadap insiden ini dan telah memerintahkan koordinasi antarlembaga.

 

Meski disorot karena dugaan kelalaian, Agam juga mendapat apresiasi dari sebagian netizen.

Setelah insiden jatuhnya Juliana, ia disebut berinisiatif kembali ke lokasi dan ikut serta dalam upaya penyelamatan.

“Dia pergi ke sana sendirian untuk membantu penyelamatan Juliana dan melakukan siaran langsung memberikan kabar terbaru kepada ribuan orang,” tulis pengguna akun X @valeuuca.

Namun demikian, posisi Agam tetap dipertanyakan karena keputusannya meninggalkan korban sendirian sebelumnya.

 

Setelah pencarian intensif selama tiga hari, jasad Juliana Marins akhirnya ditemukan pada Selasa, 24 Juni 2025 pukul 18.00 WITA oleh Tim SAR melalui visualisasi drone thermal.

"Dipastikan korban dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya korban dilakukan wrapping survivor," kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Mohammad Syafii.

Tim SAR menghadapi medan ekstrem dan cuaca buruk selama proses pencarian, membuat evakuasi menjadi sulit.

Pihak Kemenparekraf juga menyampaikan keprihatinan mendalam dan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah serta Kedutaan Besar Brasil. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #agam #gunung rinjani #Juliana Marins