Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tegas Dukung Palestina, Masjid Jogokariyan Yogyakarta Harus Terima Nasib Begini..

Laila Zakiya • Selasa, 24 Juni 2025 | 18:49 WIB

 

Akun media sosial Masjid Jogokariyan Yogyakarta terblokir.
Akun media sosial Masjid Jogokariyan Yogyakarta terblokir.

SOLOBALAPAN.COM – Masjid Jogokariyan Yogyakarta, yang dikenal sebagai salah satu simbol gerakan dakwah tegas dan aktif di media sosial, kini tengah menghadapi ujian berat.

Bukan karena aksi nyata di lapangan, melainkan akibat sikapnya yang terang-terangan mendukung perjuangan Palestina.

Akun Instagram resmi Masjid Jogokariyan dilaporkan telah diblokir sejak Senin, 23 Juni 2025.

Hal ini menyusul pemblokiran yang lebih dulu menimpa kanal YouTube mereka, yang juga tidak bisa lagi diakses oleh publik.

"Tersisa 180 hari untuk mengajukan banding atau kami akan menonaktifkan akun Anda secara permanen," tulis keterangan Instagram yang disampaikan melalui unggahan akun X @jogokariyan.

Penyebab dari pemblokiran ini diduga kuat karena konten yang mendukung Palestina, termasuk pembahasan mengenai kelompok Hamas.

Instagram menilai akun tersebut melanggar Standar Komunitas dan menandainya sebagai konten tidak sesuai aturan.

Sebelum pemblokiran Instagram, kanal YouTube Masjid Jogokariyan juga telah lebih dulu diblokir.

“CHANNEL YOUTUBE MASJID JOGOKARIYAN DIBLOKIR?! Setelah bertahun-tahun menyebarkan dakwah, kajian, dan inspirasi umat – channel itu kini tidak bisa lagi diakses,” tulis pihak masjid dalam keterangannya, dikutip Minggu (22/6/2025).

Dalam keterangan tersebut, pihak Masjid Jogokariyan menyebut bahwa pemblokiran terjadi karena tuduhan berafiliasi dengan kelompok ekstremis atau kriminal, padahal selama ini mereka hanya menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan menyebarkan kajian keislaman serta inspirasi umat.

Baca Juga: Terungkap! Ini Isi Percakapan di Video Msbreewc Collab Bersama Ello MG yang Viral di TikTok, Berisi Pengakuan?

"Saat suara kebenaran dibungkam, jangan biarkan doamu ikut diam," tulis @masjidjogokariyan, menyerukan dukungan dari umat Islam dan masyarakat luas.

Kejadian ini memantik diskusi di tengah masyarakat mengenai batasan kebebasan berekspresi di media sosial, terutama dalam isu sensitif seperti konflik Palestina–Israel.

Banyak pihak menilai bahwa tindakan pemblokiran terhadap Masjid Jogokariyan adalah bagian dari tekanan algoritma global yang tidak selalu netral terhadap konten pro-Palestina.

Dengan dua kanal utama dakwah digital mereka—Instagram dan YouTube—tak bisa diakses, Masjid Jogokariyan kini mengandalkan platform alternatif untuk melanjutkan aktivitasnya.

Masyarakat diminta tetap mendukung lewat doa dan penyebaran informasi dari sumber-sumber resmi mereka yang masih aktif. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #media sosial #palestina #Masjid Jogokariyan Yogyakarta #pemblokiran