Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Pendaki Asal Brasil Jatuh ke Jurang Gunung Rinjani, Evakuasi Masih Berlangsung

Damianus Bram • Selasa, 24 Juni 2025 | 00:56 WIB
Tim SAR masih berusaha mengevakuasi pendaki asal Brasil yang terperosok ke dalam jurang di Gunung Rinjani.
Tim SAR masih berusaha mengevakuasi pendaki asal Brasil yang terperosok ke dalam jurang di Gunung Rinjani.

SOLOBALAPAN.COM – Proses evakuasi terhadap seorang pendaki asal Brasil yang jatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, masih berlangsung hingga Senin (23/6/2025).

Pendaki berinisial JDSP, perempuan berusia 27 tahun, dilaporkan terperosok ke jurang pada Sabtu pagi (21/6/2025).

Insiden terjadi di sekitar Danau Segara Anak, tak jauh dari area Cemara Nunggal, salah satu titik populer di jalur pendakian.

Tim SAR Dikerahkan Sejak Hari Pertama

Begitu menerima laporan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) pada Sabtu lalu, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan puluhan personel untuk melakukan proses penyelamatan.

“Personel yang diberangkatkan berasal dari Pos SAR Kayangan dan Kantor SAR Mataram, dengan membawa berbagai peralatan evakuasi,” ujar Koordinator Lapangan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, I Kadek Agus Ariawan.

Menurut Agus, medan jurang yang ditempuh memiliki kedalaman mencapai ratusan meter, dengan kondisi sangat terjal dan licin.

Peralatan Lengkap Disiapkan

Tim SAR membawa perlengkapan mountaineering khusus medan ekstrem, alat evakuasi vertikal, drone untuk pemantauan udara, perangkat komunikasi, alat medis darurat, serta kendaraan operasional untuk menunjang proses penyelamatan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, seperti Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI dan Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Damkar, Relawan Rinjani, Porter dan relawan pendakian lainnya.

Seluruh tim bekerja dengan sistem koordinasi terpadu, mengingat medan yang sulit dijangkau serta cuaca yang tidak menentu.

“Tantangan terbesar saat ini adalah medan ekstrem yang menyulitkan manuver evakuasi,” tambah Agus. (dam)

Editor : Damianus Bram
#pendakian #jurang #gunung rinjani #pendaki #brasil #sar #nusa tenggara barat