Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Begini Awal Mula Jokowi Disebut Sakit, Penampilannya saat Rayakan Ulang Tahun ke-64 Bikin Khawatir Warga

Laila Zakiya • Minggu, 22 Juni 2025 - 17:58 WIB

 

Jokowi saat menemui masyarakat di depan rumahnya dalam perayaan ulang tahun ke 64.
Jokowi saat menemui masyarakat di depan rumahnya dalam perayaan ulang tahun ke 64.

SOLOBALAPAN.COM - Isu tentang kondisi kesehatan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuat di media sosial.

Penyebabnya bukan hanya tudingan soal penyakit langka, tapi juga perubahan penampilan fisiknya yang terlihat jelas dalam beberapa kemunculan publik terakhir—termasuk saat merayakan ulang tahunnya ke-64.

Spekulasi mengenai kesehatan Jokowi ramai dibicarakan setelah muncul dugaan bahwa beliau mengidap penyakit langka bernama Sindrom Stevens-Johnson.

Mulanya, isu tersebut beredar luas di media sosial X. Dikatakan bahwa mantan Presiden RI itu mengudap penyakit langka.

 

Meski belum ada bukti medis yang bisa diverifikasi secara independen, wajah terbaru Jokowi yang muncul saat dirinya memberikan tanggapan soal kepemilikan kapal justru memperkuat kecurigaan warganet.

Saat itu, Jokowi memberikan tanggapan mengenai dugaan kepemilikan kapal JKW dan Dewi Iriana, yang berkaitan dengan tambang timah di Raja Ampat.

Namun wajahnya yang terlihat tak sebugar biasanya kemudian jadi sorotan para warganet.

Kemunculan perubahan fisik pada wajah Jokowi itu pun dikaitkan dengan ucapan Dokter Tifa, yang menyebutkan bahwa beliau mungkin mengidap penyakit serius.

"Pak Jokowi kok seperti kena Autoimun? Wajah dan leher tiba-tiba penuh melasma atau bercak-bercak hitam. Dan tiba-tiba juga alopecia berat, rambut rontok mendadak di dahi, ubun-ubun, belakang kepala."

Meskipun Jokowi sudah menjelaskan bahwa ia hanya mengalami alergi kulit setelah kunjungan dari Vatikan, sebagian masyarakat tetap mencurigai ada penyakit yang lebih serius.

Sementara itu, warga Solo justru menunjukkan respons sebaliknya.

Dalam perayaan ulang tahun ke-64 Jokowi pada Sabtu (21/6), mereka datang berbondong-bondong ke rumah mantan Presiden RI itu di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Dalam kehadirannya tersebut, sejumlah masyarakat mendoakan kesehatan Jokowi dalam momen ulang tahunnya.

"Cepat sembuh Pak Jokowi. Sehat selalu Pak Jokowi," kata seorang warga.

Karangan bunga juga memenuhi halaman rumah Jokowi, sementara warga menikmati kue dan makanan sederhana yang telah disediakan di depan rumah.

Meski acara digelar dengan sederhana, perhatian warga sangat besar. Banyak yang datang hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakan kesehatan beliau.

Apa Itu Sindrom Stevens-Johnson yang disebut jadi penyakit yang diderita Jokowi?

Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah gangguan kulit serius akibat reaksi alergi yang menyerang kulit dan selaput lendir.

Penyakit ini ditandai dengan ruam kemerahan, lepuhan, dan pengelupasan kulit di area tubuh seperti mata, mulut, anus, hingga alat kelamin.

Sindrom ini termasuk keadaan darurat medis dan memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, karena disebabkan oleh reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap obat-obatan tertentu atau infeksi.

SJS juga kerap disalahartikan dengan eritema multiformis, padahal gejala dan tingkat keparahannya jauh lebih serius. Ruam pada SJS lebih luas dan bisa berujung pada komplikasi berat jika tidak segera ditangani.

Tak hanya soal kesehatan, publik juga sempat digegerkan dengan pernyataan dari seorang kader PSI Bali, Dedy Nur Palakka, yang menyebut Jokowi memenuhi syarat menjadi seorang

Jokowi menanggapi dengan tegas dan menolak anggapan tersebut:

"Nabi terakhir itu Nabi Muhammad SAW. Kalau ada pemikiran seperti itu, mikir yang rasional aja lah," tegas Jokowi.

Dedy kemudian meminta maaf dan menegaskan bahwa pendapatnya bersifat pribadi dan tidak mewakili PSI secara kelembagaan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#jokowi #ulang tahun #kondisi #penyakit