Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Spesifikasi Air India Boeing 787 Dreamliner yang Jatuh, Dijuluki Salah Satu Pesawat Paling Canggih dan Aman

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 14 Juni 2025 | 02:32 WIB
Pesawat Air India jatuh menewaskan 241 orang.
Pesawat Air India jatuh menewaskan 241 orang.

SOLOBALAPAN.COM - Insiden mengejutkan terjadi ketika pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai Air India jatuh hanya beberapa menit setelah mengudara dari Bandara Ahmedabad.

Pesawat tersebut diketahui membawa total 242 orang, terdiri dari dua pilot serta 10 awak kabin.

Kecelakaan ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pesawat komersial tercanggih dan digadang-gadang sebagai yang paling aman di dunia.

Sekilas Tentang Boeing 787 Dreamliner: Teknologi dan Efisiensi

Boeing 787 Dreamliner merupakan hasil pengembangan dari Boeing Commercial Airplanes, anak perusahaan manufaktur pesawat terkemuka asal Amerika Serikat.

Meski memiliki badan lebar—yang dalam dunia aviasi disebut sebagai “wide-body”—pesawat ini justru terkenal efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Efisiensi tersebut didapat berkat inovasi teknologi yang diterapkan, mulai dari desain aerodinamis modern, penggunaan mesin generasi terbaru, hingga pengurangan bobot pesawat melalui material komposit canggih.

Bahkan, bobot Boeing 787 diklaim lebih ringan dibandingkan pesaingnya seperti Airbus A330-200.

Awalnya diberi nama 7E7, pesawat ini secara resmi berganti nama menjadi 787 pada Januari 2005. Peluncuran perdana dilakukan dengan megah di fasilitas Boeing di Everett pada 8 Juli 2007.

Kapasitas, Mesin, dan Kenyamanan Kabin

Boeing 787 Dreamliner mampu mengangkut antara 200 hingga 300 penumpang, menjadikannya pilihan ideal untuk penerbangan jarak jauh.

Hingga Mei 2025, Boeing telah memproduksi sebanyak 1.189 unit Dreamliner, yang menunjukkan tingginya minat maskapai terhadap model ini.

Untuk urusan dapur pacu, pesawat ini ditenagai oleh dua mesin turbofan bypass tinggi, yaitu General Electric GEnx atau Rolls-Royce Trent 1000.

Kedua mesin ini dikenal andal serta memiliki efisiensi bahan bakar yang tinggi.

Dari sisi kenyamanan, Boeing 787 juga membawa pembaruan besar.

Pesawat ini memiliki jendela berukuran lebih besar dari pesawat pada umumnya, serta sistem sirkulasi udara yang lebih segar dan kelembapan kabin yang lebih tinggi.

Fitur-fitur tersebut dirancang khusus untuk mengurangi jet lag dan meningkatkan kenyamanan penumpang selama penerbangan jauh.

Kecelakaan yang Menjadi Pertanyaan

Tragisnya, kecanggihan teknologi yang dibanggakan pada Boeing 787 tidak mencegah insiden nahas yang menimpa Air India.

Hingga saat ini, investigasi masih berlangsung dan belum ada kepastian terkait jumlah korban serta penyebab kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini tentu mengguncang kepercayaan publik terhadap pesawat yang selama ini dijuluki sebagai “salah satu yang paling aman di dunia.”

Banyak pihak berharap agar hasil penyelidikan segera mengungkap apa yang sebenarnya terjadi demi mencegah tragedi serupa di masa depan.

Evaluasi Sistem dan Harapan Dunia Penerbangan

Insiden jatuhnya Boeing 787 Dreamliner Air India menjadi momentum penting bagi industri penerbangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya terhadap aspek teknis pesawat, tetapi juga manajemen operasional dan pelatihan kru.

Meskipun pesawat ini memiliki rekam jejak yang solid dan spesifikasi mumpuni, kecelakaan tetap bisa terjadi akibat faktor-faktor lain seperti cuaca ekstrem, kesalahan manusia, atau gangguan teknis yang tak terdeteksi.

Dunia penerbangan kini menunggu transparansi hasil penyelidikan dan langkah-langkah preventif yang bisa menjamin keselamatan penumpang di masa depan.

Kepercayaan terhadap teknologi modern seperti Boeing 787 harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat dan komitmen terhadap standar keselamatan tertinggi. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#jatuh #air india #Boeing 787 Dreamliner #canggih #pesawat