SOLOBALAPAN.COM – Dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng! Sebuah video viral memperlihatkan aksi kekerasan seorang guru terhadap siswa SMP di Demak, Jawa Tengah.
Insiden terjadi di SMP Negeri 1 Karangawen, saat seorang guru mata pelajaran IPA terekam kamera menendang kepala siswa kelas 7 berinisial G di dalam kelas.
Peristiwa tersebut terjadi saat ulangan tengah berlangsung. Dalam video berdurasi singkat yang pertama kali diunggah akun X @dhemis_is_back, tampak guru berseragam cokelat naik ke meja murid dan melayangkan tendangan ke kepala G.
Tindakan itu sontak mengejutkan seisi kelas. Guru diduga kesal karena mendengar suara siulan dan langsung menuduh G sebagai pelakunya—tanpa bukti.
Yang makin menyedihkan, G kabarnya tidak terbukti bersiul, namun tetap menjadi sasaran kekerasan fisik.
Video tersebut memicu kemarahan publik dan menuai kecaman dari warganet. Mereka mempertanyakan mengapa kekerasan masih terjadi di ruang kelas, apalagi dilakukan oleh seorang pendidik.
Menanggapi viralnya kasus ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, menyatakan telah menurunkan tim untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
“Kami akan ambil langkah tegas sesuai aturan,” tegas Haris, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (13/6/2025).
Warganet ramai-ramai menuntut agar oknum guru diberhentikan dan diproses hukum. Mereka menilai kekerasan terhadap anak—terutama di ruang pendidikan—tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apapun.
Insiden ini juga memunculkan pertanyaan besar: Apakah sekolah masih tempat yang aman bagi anak-anak?
Jika guru berubah menjadi pelaku kekerasan, ke mana lagi siswa harus mencari perlindungan? (dam)