SOLOBALAPAN.COM - Kabar bahagia datang dari keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sang adik, Fifi Lety Tjahaja Purnama, resmi melepas masa lajang di usia 56 tahun.
Namun di balik pernikahan yang berlangsung bak dongeng di sebuah kastel indah di Slovenia, terselip kisah pilu yang menyentuh hati.
Pernikahan Fifi berlangsung di Gereja Bled Castle, Slovenia, pada 25 Mei 2025.
Momen sakral ini menjadi lebih istimewa karena Ahok sendiri mendampingi Fifi berjalan menuju altar.
Dalam unggahan Instagram-nya, Fifi tampil anggun dengan gaun putih dan veil, sementara Ahok mengenakan setelan jas hitam dan dasi merah.
Fifi Lety, yang dikenal sebagai pengacara tegas dan cerdas, merupakan anak kedua dari lima bersaudara keluarga Tjahaja Purnama.
Ia lahir pada 3 Januari 1969, dan pernah mencalonkan diri sebagai Wali Kota Pangkalpinang pada 2008.
Pernikahan ini menjadi lembaran manis yang kembali membuka kisah masa lalu.
Fifi menikah dengan seorang pria berinisial DG, teman lamanya sejak kuliah di Universitas Indonesia.
DG, anak seorang diplomat, dulu dikenal Fifi sebagai teman les Bahasa Inggris adiknya, Harry.
Mereka kembali bertemu setelah 35 tahun berlalu, dan cinta yang sempat tersimpan itu akhirnya menemukan jalannya.
“Aku kalau di sini berdasarkan catatan sipil menikah di tanggal 22 (Mei), nenekku meninggal di tanggal 23 (Mei) dini hari,” ucap Fifi Lety Tjahaja Purnama seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/6/2025).
Meski momen ini membahagiakan, Fifi harus menelan kenyataan pahit.
Neneknya, Euw Yong Siu Joen, meninggal dunia di usia 100 tahun di Bangka Belitung, hanya satu hari setelah Fifi menikah.
Sang nenek merupakan sosok penting dalam hidup Fifi.
Bahkan sebelum wafat, ia sering meminta cucunya untuk segera menikah.
Saat Fifi dilamar oleh DG pada April 2025, ia langsung menyampaikan kabar bahagia kepada keluarga.
Ahok dan putranya, Nicholas, menjadi utusan untuk memberi tahu nenek mereka yang sedang sakit.
“Pas dia (nenek) sakit, Kokoh Ahok kan datang sama Nicholas, nenek aku masih ketawa-ketawa pas tahu aku mau menikah, dia bilang ‘bagus, menikah sama siapa aja, menikah ama bule enggak apa-apa’,” kata Fifi.
Neneknya bahkan mengacungkan jempol saat mendengar kabar itu, seolah memberi restu. Namun setelah Fifi resmi menikah, sang nenek pun menghembuskan napas terakhirnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya