SOLOBALAPAN.COM – Dunia politik Indonesia baru-baru ini diramaikan oleh sosok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang mendadak viral di media sosial.
Sherly Tjoanda menjadi sorotan bukan karena kebijakan kontroversialnya, melainkan karena momen "chemistry politik" yang menggetarkan jagat maya bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Video yang diunggah Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71 menunjukkan keduanya bersantai di kediaman Dedi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Video ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan penuh tawa, canda, dan tatapan akrab yang memicu netizen untuk bertanya: "Kapan nikah, Bu Gub dan Pak Gub?"
Keduanya tampil serasi mengenakan busana putih, seolah menyiratkan kode kuat.
Mereka duduk berdampingan di dalam mobil sambil menikmati hamparan sawah, lebih mirip pasangan selebriti daripada pejabat negara.
"Sore hari ini ada yang spesial nih di Lembur Pakuan, kampung saya. Hayo, pasti kenal, kan?" ujar Dedi membuka video tersebut.
Sherly dengan senyum menawan menjawab, “Halo, salam buat warga Jawa Barat. Diajak Pak Gub keliling lihat sawah. Desanya sangat asri, sangat adem…”
Warganet pun tak kuasa menahan godaan dan langsung membanjiri kolom komentar dengan candaan, seperti “Cocok banget, tinggal ijab!” hingga “Pilkada atau prewedding nih?”
Siapa Sebenarnya Sherly Tjoanda?
Sherly Tjoanda bukan sosok sembarangan. Ia mencetak sejarah sebagai Gubernur perempuan pertama Maluku Utara, dengan kekayaan fantastis mencapai Rp 709 miliar, menjadikannya gubernur terkaya di Indonesia saat ini.
Sherly menggantikan mendiang suaminya, Benny Laos, yang meninggal tragis akibat ledakan kapal pada Oktober 2024.
Dengan dukungan dari delapan partai politik besar, Sherly berhasil memenangkan Pilkada Maluku Utara 2024 dengan suara meyakinkan 51,68 persen.
Pada Februari 2025, Sherly dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Kini, ia dikenal sebagai pemimpin tangguh dan ikon baru dalam dunia politik Indonesia.
Pendidikan dan Aktivitas Sosial
Lulusan double degree dari Universitas Petra dan Inholland University Belanda ini aktif di dunia sosial dan pertanian, menjabat sebagai Ketua HKTI, dan pendiri Yayasan Bela Peduli.
Dengan pesona dan karismanya, serta chemistry “misterius” bersama Dedi Mulyadi, warganet ramai-ramai menggaungkan wacana unik: perjodohan politik lintas provinsi demi "keseimbangan nasional."
Apakah ini sinyal duet politik baru? Atau justru benih cinta yang tumbuh di antara hamparan sawah Subang? Kita lihat saja kelanjutannya.
Editor : Damianus Bram