SOLOBALAPAN.COM – Perayaan Idul Adha 1446 Hijriah berakhir tragis bagi AHS, seorang remaja berusia 15 tahun asal Desa Wates, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Tangan kanan AHS mengalami luka parah akibat ledakan petasan yang tadinya ia kira gagal meledak.
Peristiwa nahas ini terjadi setelah korban bersama teman-temannya bermain petasan usai melaksanakan sholat Ied pada Jumat pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, di tepi jalan raya.
Petasan Meledak Secara Tiba-tiba
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, mengungkapkan, awalnya, korban dan teman-temannya bermain petasan. Beberapa petasan meledak dengan normal, namun ada satu yang tidak kunjung menyala.
Setelah menunggu beberapa menit, AHS mengira petasan tersebut tidak akan meledak karena sumbunya tidak menyala.
Tanpa rasa curiga, ia memutuskan untuk mengambil petasan tersebut dengan tangan kanan.
"Begitu petasan tersebut dipegang, tiba-tiba meledak. Ledakan itu mengakibatkan tangan kanan korban terluka parah, dengan jari kelingking terputus," kata Kompol Musihram dikutip dari JawaPos.com, Jumat (6/6/2025).
Korban Dilarikan ke RS Petrokimia Driyorejo
Meski peristiwa ini tidak mengakibatkan korban jiwa, AHS harus menjalani perawatan intensif di RS Petrokimia Driyorejo akibat luka bakar dan cedera serius di tangannya.
"Ini menjadi peringatan bagi orang tua agar selalu mengawasi anak-anak mereka, terutama saat bermain dengan benda berbahaya seperti petasan," tambah Kapolsek.
Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting mengenai bahaya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan petasan tanpa pengawasan. (dam)
Editor : Damianus Bram