SOLOBALAPAN.COM – Media sosial kembali dibuat heboh oleh video yang menampilkan wilayah Riau diselimuti salju dan air sungai yang membeku.
Video ini viral di TikTok dan memancing berbagai reaksi netizen, dari takjub hingga cemas.
Namun benarkah Indonesia, khususnya Riau, sedang mengalami musim salju?
BMKG: Tidak Mungkin Terjadi Salju di Riau
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung memberi klarifikasi.
“Suhu udara di Pekanbaru berkisar antara 25 hingga 27 derajat Celsius, jauh dari titik beku air (0°C),” tegas Prof. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG.
Ia menambahkan, BMKG tidak pernah mengeluarkan prediksi mengenai turunnya salju di wilayah mana pun di Indonesia. Video tersebut dipastikan hoaks.
Hasil Rekayasa AI: Google Veo 3
Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa video “salju di Riau” merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) menggunakan teknologi Google Veo 3.
Teknologi ini memungkinkan pembuatan video ultra-realistis hanya dengan input teks perintah (prompt). Tanpa verifikasi, visual ini sangat mudah menipu.
Yang Nyata: Salju Abadi Papua Terancam Hilang
Alih-alih bersalju, Indonesia justru menghadapi ancaman mencairnya salju abadi di Puncak Cartenz, Papua.
Penelitian BMKG dan PT Freeport Indonesia menyebut, es Pegunungan Jayawijaya menyusut drastis sejak 2010.
Jika tidak ada perubahan signifikan, salju abadi itu bisa hilang sepenuhnya pada 2026.
“Waspadai video-video AI yang menyesatkan dan hanya mengejar klik. Selalu verifikasi informasi dari kanal resmi,” tegas Dwikorita.
Masyarakat Diimbau Lebih Kritis
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada konten viral, terutama yang belum diverifikasi. Di era AI generatif, visualisasi palsu bisa tampak sangat meyakinkan. (dam)
Editor : Damianus Bram