SOLOBALAPAN.COM - Nama Barry Tamin mendadak ramai diperbincangkan publik setelah secara resmi ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Sarinah.
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN dengan nomor SK-126/MBU/05/2025 dan SK-127/MBU/05/2025, yang diumumkan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Penunjukan Barry menjadi bagian dari langkah strategis Kementerian BUMN dalam upaya restrukturisasi manajemen di bawah holding InJourney, yang membawahi sektor aviasi dan pariwisata.
Namun, kehadiran Barry di jajaran komisaris BUMN ini tak luput dari sorotan.
Hal tersebut tak lain karena ia merupakan adik ipar dari Raffi Ahmad, salah satu figur publik paling berpengaruh di Indonesia.
Profil Singkat Barry Tamin
Barry Tamin, atau dengan nama lengkap Barry Kamil Taminono, lahir di Yogyakarta pada 2 Februari 1985.
Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia seni, terutama musik. Sejak usia muda, Barry sudah menunjukkan minat pada alat musik, khususnya gitar.
Barry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Meski berlatar belakang ekonomi, semasa kuliah ia tetap aktif menyalurkan hobinya di bidang musik melalui band kampus dan beberapa penampilan di panggung-panggung lokal.
Nama Barry mulai dikenal masyarakat setelah menikahi Caca Tengker, yang tak lain adalah adik dari Nagita Slavina.
Dari pernikahan tersebut, Barry dan Caca dikaruniai dua anak perempuan, yaitu Ansaira Maisadipta dan Aruni Damina Tamin.
Aktivitas dan Karier Barry Tamin
Selain dikenal sebagai bagian dari keluarga selebritas, Barry juga memiliki pengalaman di dunia bisnis.
Ia pernah mendirikan sebuah usaha kuliner di Jakarta Selatan, meskipun bisnis tersebut dikabarkan kini sudah tidak beroperasi lagi.
Tak hanya di ranah bisnis, Barry dan keluarganya juga aktif menjadi influencer digital.
Ia kerap membagikan momen kebersamaan dengan istri dan anak-anaknya melalui media sosial, yang kemudian menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga mereka.
Dengan latar belakang ekonomi dan pengalaman dalam dunia kreatif serta usaha, Barry Tamin kini mengemban tugas strategis di PT Sarinah.
Penunjukannya mencerminkan arah baru Kementerian BUMN yang mulai melibatkan figur-figur muda dengan latar belakang beragam untuk mendorong inovasi di perusahaan negara.
Waktu yang akan membuktikan kontribusi Barry dalam mendukung transformasi BUMN yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo