Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sahrul Gunawan Buka Suara soal Penolakan Anaknya Kuliah di UGM, Netizen Kaitkan dengan Isu Ijazah Jokowi

Damianus Bram • Senin, 26 Mei 2025 | 17:34 WIB
Sahrul Gunawan.
Sahrul Gunawan.

SOLOBALAPAN.COM – Nama Sahrul Gunawan mendadak jadi sorotan publik setelah mengungkap keputusannya menolak anak sulungnya, Ezzar Raditya Gunawan, untuk kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, meski sudah dinyatakan lulus program double degree.

Keputusan itu menarik perhatian karena bertepatan dengan ramainya isu di media sosial soal UGM, buntut polemik ijazah Presiden Joko Widodo yang sempat dipersoalkan oleh sejumlah pihak seperti Roy Suryo, ahli forensik digital Rismon Sianipar, dan dokter Tifauzia Tyassuma.

Meski belakangan Bareskrim Polri telah memastikan bahwa ijazah Jokowi asli dan identik dengan milik rekan-rekannya satu angkatan, isu ini terlanjur mengundang berbagai spekulasi liar dari publik.

Salah satunya, keputusan Sahrul Gunawan ini sempat dikaitkan dengan kisruh ijazah tersebut.

Namun, Sahrul dengan tegas membantah bahwa keputusannya ada kaitan dengan polemik tersebut.

“Dikaitkan dengan masalah ijazah palsu UGM, menggiring opini bahwa saya meragukan kredibilitas kampus UGM gara-gara Mulyono. Siapa Mulyono? Tokoh fiktif?” ujar Sahrul Gunawan dalam klarifikasinya di media sosial.

Sahrul menegaskan dirinya tetap percaya bahwa ijazah Jokowi asli, dan tidak sedikit pun meragukan kredibilitas UGM sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.

“Terus terang saya sudah bosan dengan pemberitaan media mengenai ijazah palsu ini. Apa nggak ada lagi hal yang penting untuk di-blow up, yang lebih substantif, yang membangun untuk bangsa ini?” tambahnya.

Sahrul menjelaskan bahwa keputusan tersebut semata-mata didasarkan pada pertimbangan pribadi keluarga, terutama karena anaknya dinilai belum siap mandiri jika harus tinggal jauh dari ibunya.

“Kami (saya dan ibu kandung Ezzar) sepakat untuk memotivasi anak saya mengikuti tes di UI untuk program yang sama, sehingga batal masuk UGM. Pertimbangannya karena agar tetap dekat dengan ibunya di Jakarta sehingga tidak perlu ngekos,” tutur Sahrul Gunawan.

Meski demikian, Sahrul tetap memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan anaknya, dan menekankan bahwa keputusan tersebut bukan bentuk keraguan terhadap kualitas UGM. (dam)

Editor : Damianus Bram
#jokowi #sahrul gunawan #ijazah #ugm #ijazah jokowi