SOLOBALAPAN.COM - Sebuah lowongan kerja dari Universitas Terbuka (UT) mendadak jadi bahan perbincangan hangat di platform X (Twitter).
Bukan karena posisi yang ditawarkan atau gaji yang menggiurkan, tapi justru karena lembaran syarat dan tahapan seleksi yang dipenuhi dengan sederet kewajiban dan sanksi.
Lowongan kerja tersebut merupakan pembukaan rekrutmen untuk menjadi Pegawai UT (PUT Non-PNS) yang diumumkan secara resmi di situs ut.ac.id.
Namun begitu beredar di media sosial, banyak warganet yang merasa aneh karena tidak menemukan informasi soal hak dan benefit, melainkan hanya daftar panjang aturan dan konsekuensi.
Salah satu suara kritis datang dari Ardianto Satriawan, melalui akun X miliknya, @ardisatriawan, pada 25 Mei 2025.
Ia mengunggah tangkapan layar syarat dan ketentuan dari lowongan tersebut dan menandai bagian yang menurutnya paling bermasalah.
"Loker seram, dari sekian slide, syarat dan kewajiban semua. Hak? Benefit? Gak tahu," tulisnya.
Ada tiga poin yang disorot Ardianto, dan semuanya berkaitan dengan konsekuensi bila pelamar mengundurkan diri setelah diterima:
1. Pelamar yang telah diangkat sebagai Calon PUT Non PNS wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada UT dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya selama 5 tahun. Jika tetap mengajukan pindah, dianggap mengundurkan diri.
2. Pelamar yang mengundurkan diri sebagai calon PUT Non PNS wajib membayar ganti rugi sebesar 10 kali gaji pokok terakhir dan tidak boleh mengikuti seleksi berikutnya.
3. Jika sudah diangkat sebagai PUT Non PNS lalu mengundurkan diri, maka wajib membayar ganti rugi sebesar 20 kali gaji pokok terakhir dan dilarang mengikuti proses seleksi pegawai UT di masa depan.
Unggahan Ardianto sontak viral dan ditonton lebih dari 594.000 kali.
Banyak netizen yang mengeluhkan soal ketimpangan antara beban kewajiban dan tidak adanya informasi soal hak pekerja.
"Pantas pengajarnya banyak yang gak niat. Kasih nilai asal kasih sekian, ditanyain alasannya apa gak di jawab wkwk," tulis akun @dilprayogi.
"Tadi sore nanya tutor UT, enak gak jadi dosen di UT? Jawabannya? 'Kerjanya dos, bener-bener dos. Tapi gajinya sent. U Know what I mean kan? Agak kaget," ujar akun @bombonwangi.
"Dewasa ini jadi mengerti, hidup di negara ini hanya dituntut tanggung jawabnya doang, soal hak ntar dulu deh," sindir akun @justminzs.
Meski demikian, ada pula yang menyebut bahwa gaji dan benefit pegawai UT sebenarnya cukup baik, seperti tanggapan akun @nolepki:
"Tp ini secara gajinya oke loh, benefit yg didapet juga mayan."
Namun, Ardianto tetap menekankan bahwa jika memang demikian, kenapa informasi tersebut tidak ditampilkan sejak awal?
"Kenapa gak ditampilkan? Ini yang ditampilkan sanksi semua. Bukannya mau menarik calon pekerja?" balasnya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya