SOLOBALAPAN.COM – Upaya pencarian korban tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, akhirnya membuahkan hasil.
Pada Kamis (22/5/2025), dua dari enam orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, membenarkan penemuan tersebut.
Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB, disusul penemuan jenazah kedua sekitar 50 menit kemudian, tidak jauh dari lokasi penemuan pertama.
“Penemuan ini berdasarkan marking dari anjing pelacak milik Polda Jatim dan SAR Dog Indonesia. Setelah digali secara manual oleh tim, tercium bau menyengat yang mengarah pada posisi korban,” jelas Didit di posko gabungan.
Identitas Masih Dalam Proses Identifikasi
Kedua jenazah telah dievakuasi ke pos Disaster Victim Identification (DVI) dan diserahkan kepada Kapolres Trenggalek.
Selanjutnya, keduanya dibawa ke RSUD Trenggalek untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Inafis. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum dapat dipastikan.
Pencarian Dihentikan Sementara Karena Cuaca
Sebanyak 200 personel dari tim SAR gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Mereka dibagi dalam beberapa unit seperti tim SAR Dog, personel Alpha dan Bravo, serta diperkuat alat berat dan ekskavator.
Pencarian masih difokuskan di titik utama longsor dengan metode manual karena kondisi medan yang sulit.
Pukul 17.00 WIB, pencarian dihentikan sementara akibat cuaca memburuk dan kondisi mulai gelap.
Operasi kembali dilanjutkan Jumat (23/5/2025) pagi dan diawali dengan apel bersama seluruh tim SAR gabungan.
Empat Korban Masih Dicari
Hingga saat ini, empat korban lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus mengupayakan pencarian secara maksimal meskipun menghadapi tantangan medan berat dan cuaca tidak bersahabat. (dam)
Editor : Damianus Bram