Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

TVRI dan RRI Kena Badai PHK Massal, Ini Kata Menkomdigi Meutya Hafid

Damianus Bram • Jumat, 16 Mei 2025 | 22:55 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital, (Menkomdigi), Meutya Hafid di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2025).
Menteri Komunikasi dan Digital, (Menkomdigi), Meutya Hafid di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2025).

SOLOBALAPAN.COM – Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) kini tidak hanya melanda media swasta, tetapi juga mulai menghantam media milik negara.

Dalam beberapa bulan terakhir, Sea Today, RRI, dan TVRI tercatat ikut melakukan pemangkasan jumlah karyawan.

Situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat media milik negara memiliki peran strategis dalam menjaga arus informasi dan iklim demokrasi nasional.

Menkomdigi Siap Bertemu Menaker

Menanggapi fenomena ini, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan akan bertemu Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli untuk mencari solusi atas gelombang PHK yang tengah terjadi di industri media.

“Nanti saya ketemu Pak Menaker. Minggu ini belum ketemu jadwalnya, minggu depan mudah-mudahan sudah bisa bertemu,” ujar Meutya saat ditemui di Kantor Komdigi, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (16/5/2025).

Politikus Partai Golkar itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut diharapkan dapat merumuskan solusi konkret bagi nasib para pekerja media, baik di sektor swasta maupun BUMN media.

Disrupsi Teknologi Jadi Pemicu Utama

Meutya menjelaskan bahwa fenomena PHK massal ini tak lepas dari dampak disrupsi teknologi yang mengubah model bisnis media secara signifikan.

“Memang akan sangat menantang. Namun demikian tentu pemerintah harus hadir dan saat ini kita sedang mendata masukan-masukan dari industri. Beberapa asosiasi seperti asosiasi televisi itu sudah kita mintakan masukan tertulis dan kemudian akan ketemu Menaker nanti,” jelasnya.

Komdigi juga membuka ruang dialog dengan para jurnalis dan organisasi media agar langkah penanganan yang diambil bisa tepat sasaran dan berdampak luas. (dam)

Editor : Damianus Bram
#industri media #phk massal #rri #SEA Today #Menkomdigi #meutya hafid #tvri #phk