Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Profil Tsania Marwa, Mantan Istri Atalarik Syach yang Terseret Isu Sengketa Tanah

Damianus Bram • Jumat, 16 Mei 2025 | 22:40 WIB
Profil Tsania Marwa, Mantan Istri Atalarik Syach yang Rumahnya Dibongkar Aparat karena Sengketa Tanah.
Profil Tsania Marwa, Mantan Istri Atalarik Syach yang Rumahnya Dibongkar Aparat karena Sengketa Tanah.

SOLOBALAPAN.COM – Nama aktris Tsania Marwa kembali jadi sorotan publik usai viralnya video penggusuran rumah sang mantan suami, Atalarik Syach, yang dilakukan aparat kepolisian pada Kamis (15/5/2025).

Rumah yang berlokasi di Cibinong, Jawa Barat, dibongkar akibat sengketa tanah yang telah berlangsung lama.

Kasus ini ikut menyeret nama Tsania Marwa, yang sempat terlibat konflik rumah tangga dengan Atalarik hingga akhirnya berpisah pada 2017.

Siapa Tsania Marwa? Ini Profil Lengkapnya

Baca Juga: Profil Satria Arta Kumbara: Eks Marinir TNI AL yang Kini Jadi Tentara Bayaran Rusia

Tsania Marwa lahir di Jakarta pada 5 April 1991. Ia dikenal sebagai aktris berdarah Arab yang memulai kariernya di dunia hiburan sejak tahun 2007.

Sebelum terjun ke dunia akting, Tsania sempat menjadi runner-up ajang Gadis Sampul 2005. Namanya melejit saat membintangi sinetron Putri yang Ditukar, yang membuatnya dikenal luas oleh masyarakat.

Kesuksesannya di dunia hiburan berbanding terbalik dengan kehidupan rumah tangganya. Tsania menikah dengan aktor senior Atalarik Syach pada 2012, namun rumah tangga mereka kandas pada 2017. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak.

Setelah berpisah, hubungan keduanya kerap menjadi sorotan publik, terlebih karena konflik seputar hak asuh anak.

Dikaitkan dengan Penggusuran Rumah Atalarik

Usai viralnya penggusuran rumah Atalarik Syach, nama Tsania kembali mencuat di tengah pemberitaan.

Banyak warganet yang menyoroti kehidupan mereka pascacerai dan mencari tahu lebih jauh mengenai latar belakang Tsania.

Sementara itu, penggusuran rumah Atalarik dilakukan meski disebut tanpa surat eksekusi resmi.

Atalarik disebut telah membeli tanah seluas 7.000 meter persegi sejak tahun 2000 dan mempertahankannya sejak kasus sengketa mencuat pada 2015.

Pada 2016, kasus ini mulai diberitakan dan akhirnya berujung pada keputusan Pengadilan Negeri Cibinong, Jawa Barat.

Majelis hakim memutuskan bahwa pembelian tanah oleh Atalarik dinyatakan tidak sah, meski aktor tersebut bersikukuh telah melakukan transaksi jual beli secara sah dan melalui proses hukum. (dam)

Editor : Damianus Bram
#sengketa tanah #Penggusuran Rumah #atalarik syach #tsania marwa