Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Siswa SMP Tewas Tersengat Listrik di Rooftop Sekolah, Dispendik Surabaya Buka Suara

Damianus Bram • Jumat, 16 Mei 2025 | 16:43 WIB
Rekaman CCTV sekolah yang memperlihatkan detik-detik Steven tewas tersengat listrik di SMAK Frateran Surabaya.
Rekaman CCTV sekolah yang memperlihatkan detik-detik Steven tewas tersengat listrik di SMAK Frateran Surabaya.

SOLOBALAPAN.COM – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memberikan perhatian serius atas insiden meninggalnya siswa SMPK Angelus Custos Surabaya akibat tersengat listrik di rooftop sekolah.

“Kita sedang berupaya untuk mediasi. Kita ingin yang terbaik untuk semua, baik untuk sekolah, yayasan, maupun keluarga korban,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (16/5/2025).

Dispendik Surabaya dijadwalkan menggelar mediasi ketiga dalam waktu dekat antara keluarga korban dan pihak yayasan sekolah.

Yusuf menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi intens dengan kedua belah pihak.

“Kalau kita bersikukuh mana yang benar, saya yakin ini soal kepentingan anak. Insyaallah, dengan komunikasi yang baik, bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” imbuhnya.

Sebagai bentuk evaluasi, Yusuf mengimbau seluruh sekolah di Surabaya untuk memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP), agar kejadian serupa tidak terulang.

“Tadi saya sudah bertemu dengan kepala sekolah. Coba kita perketat dan perkuat SOP masing-masing. Kalau libur ya libur,” tegasnya.

Kronologi Kejadian: Tersengat Listrik Saat Latihan Ujian Praktek

Peristiwa tragis ini menimpa siswa SMPK Angelus Custos, berinisial SSH (15), yang tewas usai tersengat listrik di rooftop SMAK Frateran Surabaya, Jumat (28/5/2025), bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Saat kejadian, SSH bersama empat temannya berinisiatif berlatih untuk ujian praktik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Mereka masuk ke sekolah melalui pintu asrama.

“Berdasarkan chat WhatsApp, Veronika, salah satu teman SSH, mengajak ke rooftop lantai 4,” ungkap Ketua Dewan Pembina IKA Frateran, Tjandra Sridjaja.

Rekaman CCTV menunjukkan SSH sempat memanjat pagar besi pembatas sebelum akhirnya diduga menginjak kabel listrik AC yang terkelupas dan berada di genangan air. Ia pun tersengat listrik.

“Dari CCTV terlihat, SSH sempat berteriak dirinya kesetrum sambil memegang pagar besi, namun teman-temannya mengira ia bercanda,” jelas Tjandra.

Melihat SSH tidak bergerak, teman-temannya segera meminta bantuan. Pihak sekolah dan satpam membawa korban ke RS Adi Husada Undaan. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum

Atas insiden tersebut, ayah korban, Tanu Hariadi, melaporkan pihak sekolah ke Polrestabes Surabaya pada Sabtu (10/5). Laporan tercatat dengan nomor STTLPM/549/IV/2025/SPKT/Polrestabes Surabaya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#SMPK Angelus Custos Surabaya #rooftop #siswa tewas #tersengat listrik