Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Chandra Asri Minta Maaf Usai Video Dugaan Pemalakan Kadin Cilegon Rp5 Triliun Viral

Damianus Bram • Kamis, 15 Mei 2025 | 19:28 WIB
Video viral memperlihatkan pengusaha lokal meminta jatah proyek senilai Rp5 triliun dengan menyebut nama Kadin pada pelaksana proyek.
Video viral memperlihatkan pengusaha lokal meminta jatah proyek senilai Rp5 triliun dengan menyebut nama Kadin pada pelaksana proyek.

SOLOBALAPAN.COM – PT Chandra Asri Alkali (CAA) akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf setelah viralnya video dugaan permintaan jatah proyek senilai Rp5 triliun oleh perwakilan Kadin Cilegon.

Video tersebut memicu kegaduhan publik karena menyinggung proyek strategis nasional (PSN) yang tengah mereka jalankan.

Perusahaan yang merupakan anak usaha dari PT Chandra Asri Pacific Tbk ini sedang membangun pabrik kimia Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) senilai Rp15 triliun di Cilegon, yang masuk dalam daftar PSN 2025–2029 Presiden Prabowo Subianto.

Dalam video yang tersebar, tampak sejumlah pria berseragam—mengaku dari Kadin Cilegon—meminta pembagian proyek senilai Rp5 triliun tanpa melalui proses lelang.

"Kami juga mohon maaf, kiranya kemarin-kemarin dengan adanya proyek ini membuat sedikit lumayan kegaduhan. Sehingga terima kasih banyak, mudah-mudahan ini sudah selesai," ujar Edi Rivai, Legal and External Affairs Director PT Chandra Asri Alkali, dalam konferensi pers usai pertemuan di Kantor BKPM, Rabu (14/5/2025).

Edi menambahkan, pihaknya merasa lega dan bersyukur karena pemerintah telah memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut melalui pertemuan resmi dengan Kadin Cilegon.

"Chandra Asri terus berkomitmen untuk investasi di Indonesia dan memastikan pertumbuhan 8 persen ini dapat dicapai," kata Edi.

Ia juga menyampaikan harapan agar pengerjaan proyek berjalan lancar tanpa hambatan ke depannya.

"Harapan kami ke depan, adalah proyek ini dapat jalan lancar, sesuai dengan waktu yang cukup ketat, kita capai. Untuk itu kolaborasi, inovasi, dan kemudian juga tentu kita harapkan ke depan lebih baik lagi, tidak ada lagi hal-hal yang tidak kita inginkan," tambahnya.

Kronologi Video Viral

Video yang menjadi sumber kegaduhan ini memperlihatkan sejumlah orang mengaku dari Kadin Cilegon bertemu dengan pihak China Chengda Engineering Co, kontraktor asal Tiongkok yang menggarap proyek pabrik kimia tersebut.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit, terdengar jelas suara seorang pria berbicara dengan nada tinggi:

"Tanpa ada lelang! Porsinya harus jelas, tanpa ada lelang Rp5 triliun untuk Kadin."

Ungkapan tersebut kemudian menyulut reaksi publik yang mempertanyakan transparansi dan integritas dalam pelaksanaan proyek strategis nasional. (dam)

Editor : Damianus Bram
#viral #video #Chandra Asri #pemalakan #Proyek Strategis Nasional #kadin cilegon