SOLOBALAPAN.COM – Sebuah video yang diunggah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71 mengundang keharuan publik.
Dalam video tersebut, seorang siswi SD di Indramayu menyampaikan curahan hatinya terkait kondisi jalan rusak yang setiap hari dilalui menuju sekolah.
Dengan suara polos namun penuh semangat, bocah perempuan berkerudung putih itu menyampaikan permohonannya langsung kepada Dedi.
“Pak Dedi, kami ikut perintahmu, setiap berangkat sekolah kami selalu jalan kaki. Ini jalan satu-satunya yang kami punya. Sudah 15 tahun tidak dibantu oleh pemerintah,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapannya sebagai warga negara yang merdeka, agar pemerintah hadir mendengarkan keluhan rakyat kecil.
“Pak Dedi, bukankah ini negara merdeka, dari tulang kami untuk mendapat kemerdekaan. Pak Dedi, kami adalah rakyatmu. Saat pemimpin lain tidak mampu mendengar suara kami, kami masih punya Pak Dedi, Bapak aing, Bapak aing,” katanya sambil mengangkat tangan sebagai simbol kemerdekaan.
Dedi Mulyadi Langsung Tanggapi
Mendapat curhatan tersebut, Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—langsung memberikan penjelasan.
Ia mengatakan telah menghubungi Bupati Indramayu untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
“Ya, adek-adekku semangat ya. Bapak sudah tanya ke Pak Bupati Indramayu soal jalan rusak itu. Kata Pak Bupati, keluarga adek-adek ini terisolasi karena banjir rob, dan solusinya harus relokasi,” jelas Dedi.
Dedi menambahkan bahwa Pemprov Jawa Barat akan turun tangan membantu proses relokasi dan pembangunan rumah bagi warga yang terdampak.
“Pak Bupati sudah siapkan anggaran Rp5 miliar untuk relokasi, dan sedang mencari bantuan untuk membangun rumah. Kalau memang harus direlokasi, insyaAllah bangunan rumahnya akan dibangunkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.
Menurutnya, membangun jalan di wilayah yang terendam rob hanya akan sia-sia karena akan rusak kembali.
“Kalau pun dibangun jalan ke situ, nanti terkena banjir rob lagi. Tetap saja akan rusak dan adek-adek jadi susah. Tetap semangat belajar, Pak Gubernur pasti carikan solusi atas setiap kesulitan,” ucap Dedi.
Sebagai informasi, rob adalah banjir yang berasal dari air laut akibat pasang air laut yang menggenangi daratan.
Fenomena ini terjadi ketika air laut naik ke daratan, terutama di wilayah dengan ketinggian rendah. (dam)
Editor : Damianus Bram