SOLOBALAPAN.COM – Seorang pengguna layanan ojek online Gojek membagikan pengalaman mengerikan yang dialaminya hingga menjadi viral di media sosial.
Pria yang diketahui bernama Michael Angelo Manurung itu mengalami kecelakaan saat menggunakan layanan ojek online dan menderita luka serius, termasuk tulang nasal yang retak dan gangguan pernapasan.
Kejadian ini terekam dalam CCTV dan dibagikan ulang oleh akun X (dulu Twitter) @neVerAl0nely.
Dalam unggahan tersebut, Michael menyebut bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi yang mengaku tidak fokus saat berkendara.
Kecelakaan tersebut membuat Michael terluka parah setelah terkena palang parkir.
Ia harus menjalani tiga tindakan medis besar dan mengajukan biaya pengobatan sebesar Rp80 juta kepada pihak Gojek.
Dari kondisi tersebut, tulang nasal Michael retak hingga dirinya mengalami gangguan pernapasan.
Sayangnya, tanggapan dari Gojek justru menjadi sorotan tajam warganet.
Menurut Michael, respons awal dari call center Gojek tidak mencerminkan empati terhadap kondisi korban.
Bahkan email yang diminta untuk pengiriman bukti ternyata adalah alamat “no reply” yang tak bisa diakses.
'Call center kedua: ‘iya pak ini kan musibah’ – kata pihak call center ketika aku mengajukan banding biaya pengobatan untuk tiga tindakan.' tulis dalam unggahan tersebut.
Michael menyebutkan bahwa pihak Gojek hanya bersedia menanggung biaya sebesar Rp25 juta, sesuai batas maksimal asuransi yang ditetapkan penyedia layanan.
Sementara itu, total biaya pengobatan yang harus ia tanggung jauh melebihi jumlah tersebut.
Dalam unggahan Instagram-nya, Michael mengungkapkan rasa kecewanya terhadap baik pihak pengemudi maupun Gojek sebagai perusahaan.
Ia menilai keduanya tidak menunjukkan empati terhadap korban kecelakaan.
“Baik mitra pengemudi atau korporatnya sama saja. Sama-sama tidak punya empati terhadap penumpang yang celaka,” tulis akun penumpang dalam Instagram @michaelangelomanurung.
Ia juga berharap agar pihak Gojek memenuhi janji untuk membantu proses reimburse biaya pengobatan dan menjadikan kasus ini sebagai perhatian publik.
“Semoga reimbursement biaya pengobatan yang kalian janjikan betul dibantu dengan baik, ya. Diunggah disini, memang supaya dipantau dan dinilai oleh publik, hehe.” sambungnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya