SOLOBALAPAN.COM – Sosok Satria Arta Kumbara mendadak viral di media sosial setelah mengaku ikut dalam operasi militer Rusia.
Dalam unggahan yang beredar luas, Satria menyebut dirinya sebagai mantan anggota Korps Marinir TNI AL yang kini bergabung dalam operasi militer di luar negeri.
Pengakuan ini memicu berbagai reaksi publik hingga akhirnya TNI Angkatan Laut buka suara.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta, membenarkan bahwa Satria Arta Kumbara adalah mantan prajurit Marinir.
“Personel tersebut pecatan dari Marinir,” tegas Wira saat dikonfirmasi pada Jumat (9/5/2025).
Wira menjelaskan bahwa Satria berpangkat terakhir Sersan Dua (Serda) dengan NRP 111026.
Satria Arta Kumbara sebelumnya berdinas di satuan Itkormar, namun dinyatakan desersi sejak 13 Juni 2022 karena meninggalkan tugas tanpa izin.
Akibat tindakannya, Satria telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan militer:
“Putusan In Absentia Dilmil II-08 Jakarta, yang bersangkutan (dihukum) pidana penjara 1 tahun dan tambahan pidana dipecat berdasar putusan perkara dan akta berkekuatan hukum tetap,” jelas Wira.
Putusan itu tertuang dalam perkara Nomor 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 tanggal 6 April 2023 dan akta berkekuatan hukum tetap Nomor AMKHT/56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 tanggal 17 April 2023.
Viral di Medsos, Satria Klaim Ikut Rusia
Sebelumnya, nama Satria mencuat usai unggahannya viral di berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, ia mengenakan seragam militer dan mengklaim tengah berada di garis depan dalam operasi militer Rusia.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri maupun TNI terkait status hukum Satria jika benar ikut dalam konflik militer negara lain. (dam)
Editor : Damianus Bram