Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Apa Pekerjaan Ibu Luna Maya? Sosok Desa Maya Waltraud Maiyer yang Menikah dengan Uut Bambang Sugeng, Ini Profilnya

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 8 Mei 2025 - 03:03 WIB
Prosesi siraman jelang pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier.
Prosesi siraman jelang pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier.

SOLOBALAPAN.COM - Di balik kesuksesan Luna Maya sebagai artis papan atas Indonesia, terdapat sosok ibu yang luar biasa dan tangguh—Desa Maya Waltraud Maiyer.

Meski jarang tersorot media, kisah hidupnya menarik untuk disimak.

Perempuan kelahiran Austria ini telah menetap di Indonesia selama puluhan tahun dan menjadi pilar utama dalam membesarkan ketiga anaknya seorang diri.

Desa Maya menghabiskan masa kecil dan remajanya di Austria, lalu berkelana ke berbagai negara.

Kecintaannya pada budaya dan petualangan membawanya ke Indonesia, tepatnya ke Bali.

Ketertarikannya bermula saat ia berada di Swiss dan melihat seseorang mengenakan kebaya Bali, yang menginspirasinya untuk menjelajahi Pulau Dewata.

Setelah beberapa kali berkunjung, takdir membawanya bertemu Uut Bambang Sugeng, seorang pria asal Cirebon dan Bojonegoro.

Mereka menikah dan dikaruniai tiga anak: Ismael Dully, Tipi Jabrik, dan Luna Maya.

Sayangnya, kehidupan keluarga mereka berubah setelah Uut Bambang Sugeng meninggal dunia pada tahun 1996.

Sejak itu, Desa Maya membesarkan anak-anaknya seorang diri di Bali tanpa bantuan asisten rumah tangga.

Keteguhan hatinya dalam menjalani peran sebagai ibu tunggal membuat banyak orang menghormatinya.

Meski kini usianya sudah 80 tahun (per 2025), Desa Maya masih hidup mandiri. Ia mengurus rumah tangganya sendiri, bahkan masih menyetir mobil tanpa bantuan.

Semangatnya tetap menyala, termasuk dalam urusan bisnis.

Ia memiliki penginapan Pondok Pisang di Karangasem, Bali, serta terlibat dalam investasi properti berupa tanah di beberapa lokasi.

Sebagai pribadi, ia dikenal ramah, bersahaja, dan disukai oleh warga sekitar. Sosoknya yang sederhana namun kuat membuat banyak orang terinspirasi.

Ia juga disebut sebagai figur ibu yang penuh kasih namun tegas, dan berperan penting dalam membentuk karakter Luna Maya.

Hubungan Desa Maya dan Luna sering digambarkan seperti “anjing dan kucing”—keduanya kerap berdebat hal kecil namun tetap saling menyayangi dan merindukan jika berjauhan.

Kedekatan mereka mencerminkan hubungan ibu dan anak yang penuh dinamika namun sangat erat.

Walaupun Luna Maya menganut agama Islam sejak kecil mengikuti keyakinan almarhum ayahnya, tidak diketahui secara pasti agama yang dianut oleh Desa Maya.

Namun, ia dikenal sangat menghormati keyakinan anak-anaknya dan hidup harmonis dengan budaya Indonesia.

Biodata Singkat Desa Maya Waltraud Maiyer

Kini, Desa Maya tetap menjadi sosok penting dalam kehidupan Luna Maya dan keluarganya.

Meski lebih memilih kehidupan sederhana dan tenang di Bali, semangat hidup dan kemandiriannya menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda yang ingin hidup bebas, kuat, dan penuh makna. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Menikah 20 Tahun #Uut Bambang Sugeng #pekerjaan #Profilnya #Desa Maya Waltraud Maiyer #luna maya