Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Isu Ijazah Palsu Milik Jokowi Masih Bergulir, Rocky Gerung: Kalau Asli Tunjukkan Saja, Jangan Biarkan Publik Berspekulasi

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 7 Mei 2025 | 02:49 WIB
Rocky Gerung dan Jokowi.
Rocky Gerung dan Jokowi.

SOLOBALAPAN.COM - Meski telah lengser dari jabatannya sebagai Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tetap menjadi sorotan publik.

Salah satu isu yang kembali mencuat adalah dugaan penggunaan ijazah palsu yang sempat ramai ketika dirinya mencalonkan diri sebagai presiden.

Isu tersebut mendapat perhatian serius setelah pernyataan mantan Menteri Hukum dan HAM periode 2004–2007, Prof. Hamid Awaludin.

Dalam acara ROSI yang tayang di kanal YouTube KompasTV pada Kamis (1/5/2025), Hamid menyebut bahwa isu ini seolah sengaja dibiarkan menggantung.

“Saya berpendapat ini sengaja dipelihara supaya beliau tetap manggung, tetap jadi pembicaraan,” ujar Hamid.

Menurutnya, jika memang tak ada masalah dalam ijazah tersebut, Jokowi seharusnya bisa segera membuka fakta kepada publik dan menyudahi polemik yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Hamid bahkan membandingkan kasus ini dengan tuduhan terhadap mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, yang saat itu diragukan sebagai warga negara AS.

Obama merespons cepat dengan menunjukkan akta kelahirannya—dan polemik pun segera mereda.

“Kenapa Pak Jokowi tidak dari awal menunjukkan ijazah aslinya? Kalau memang asli, tunjukkan saja. Jangan biarkan ini berkembang terus,” tambahnya.

Rocky Gerung: “Ini Isu Abad Ini”

Pengamat politik Rocky Gerung turut mengomentari langkah Jokowi yang akhirnya melaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya atas tudingan ijazah palsu.

Dalam tayangan di kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Senin (5/5/2025), Rocky menyebut bahwa ini adalah “peristiwa luar biasa”.

“Ini akan jadi berita abad ini. Presiden Jokowi akan mempertahankan ijazahnya,” ucap Rocky dengan nada sindiran.

Menurut Rocky, langkah pelaporan yang baru dilakukan sekarang justru menimbulkan banyak tanda tanya, mengingat isu ini telah beredar luas sejak dua tahun lalu.

“Kenapa baru sekarang dilaporkan? Sepertinya ada aspek lain. Pak Jokowi lama tidak tampil di publik, lalu sekarang muncul lagi. Ini isu sensasional, tapi juga isu moral,” ujarnya.

Rocky menilai, jika sejak awal Jokowi menunjukkan dokumen asli secara terbuka, maka tidak akan ada warga atau pengamat yang terjerat kasus hukum.

“Kalau dari awal dia tunjukkan ijazahnya, tidak akan ada orang yang dipenjara. Tapi sekarang, malah jadi keributan besar,” tegas Rocky.

Dari Isu Administratif Jadi Polemik Moral

Kini, isu dugaan ijazah palsu bukan lagi sekadar perkara administratif.

Kasus ini telah berubah menjadi polemik moral, strategi komunikasi politik, hingga pertarungan opini publik yang panas.

Jokowi sendiri sudah mengambil langkah hukum dengan melaporkan beberapa akun dan individu yang menyebarkan tuduhan ke kepolisian.

Namun, keputusan ini justru menuai kritik, terutama dari kalangan pengamat yang menilai penanganannya terlalu lambat dan tidak transparan.

Apakah publik akan benar-benar mendapat jawaban tuntas soal keaslian ijazah Jokowi?

Atau isu ini akan terus menjadi bagian dari dinamika politik Indonesia yang sarat drama dan kepentingan? (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#jokowi #rocky gerung #ijazah palsu