Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

World App Itu Apa? Fenomena yang Lagi Viral, Bisa Dapat 800 Ribu hanya dengan Scan Retina Mata, Berbahaya?

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 5 Mei 2025 | 00:47 WIB

Proses verifikasi identitas seseorang mengunakan Orb pada World.
Proses verifikasi identitas seseorang mengunakan Orb pada World.

SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini, nama World App ramai menjadi sorotan di berbagai platform media sosial.

Aplikasi ini mencuri perhatian publik setelah muncul kabar bahwa pengguna bisa mendapatkan uang tunai dengan nominal yang cukup menggiurkan, yakni antara Rp300 ribu hingga Rp800 ribu, hanya dengan memindai retina mata.

Kehebohan ini mencuat setelah akun Twitter @txtxdrbekasi mencuitkan tentang fenomena tersebut pada 2 Mei 2025.

"Woh ini lagi rame beut di Bekasi woi," tulis akun tersebut. Tak butuh waktu lama, informasi ini menyebar luas dan memancing beragam reaksi dari warganet.

Banyak masyarakat yang penasaran, namun tak sedikit pula yang merasa waswas.

Baca Juga: Viral Video Bu Guru Salsa 23 Detik Bareng Suami, Netizen Serbu Link dan Komentar Mengalir Deras

Kekhawatiran muncul seiring dengan tersebarnya layanan pemindaian retina oleh World App di sejumlah lokasi seperti Bekasi, Otista Bandung, dan Sunter.

Sebagian netizen mempertanyakan keamanan data biometrik mereka yang sangat sensitif.

"Jangan mau coy, 800 ribu data retina lu diambil, kita gak tahu hal busuk apa yang akan dilakukan dengan data kita itu.

Jangan samain sama data KTP kita yang emang sudah bocor kemana-mana, data retina jauh lebih privasi dan bahaya," tulis salah satu komentar populer di media sosial.

Lantas, apa sebenarnya World App itu?

Dilansir dari akun Instagram @unjentrepreneur pada 4 Mei 2025, World App adalah sebuah dompet digital berbasis kripto yang dikembangkan oleh Sam Altman, salah satu pendiri OpenAI.

Yang membuatnya kontroversial adalah metode verifikasi identitas pengguna melalui pemindaian bola mata menggunakan perangkat bernama The Orb.

Pemindaian ini bertujuan untuk membedakan manusia asli dari bot, sebuah upaya yang diklaim sebagai solusi terhadap potensi penyalahgunaan identitas digital di era AI.

Setelah verifikasi berhasil, pengguna akan menerima imbalan dalam bentuk aset kripto bernama Worldcoin ($WLD), yang kemudian bisa ditukar menjadi uang rupiah.

Baca Juga: Kenapa Konser DAY6 3RD World Tour Forever Young Viral? YoungK Menangis hingga Fans Teriakkan 'Mecima Bubar'

Menurut laporan dari MIT Technology Review yang terbit pada 3 Mei 2025, program Worldcoin telah berhasil memindai lebih dari 450.000 mata, wajah, dan tubuh manusia di 24 negara.

Namun, proyek ini tidak sepenuhnya diterima secara global.

Sejumlah negara seperti Spanyol, Jerman, Prancis, Brasil, Argentina, dan Kenya telah memutuskan untuk membatasi atau bahkan menghentikan aktivitas Worldcoin di wilayah mereka karena kekhawatiran terhadap pelanggaran privasi.

Melihat tren yang berkembang, masyarakat diimbau untuk lebih bijak sebelum mengikuti program seperti ini.

Meskipun imbalannya menarik, penting untuk memahami risiko jangka panjang dari berbagi data biometrik.

Data retina tidak seperti data biasa; ia bersifat unik, tidak bisa diganti, dan jika disalahgunakan bisa berdampak sangat serius terhadap identitas digital dan keamanan pribadi. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #retina mata #world app #fenomena