Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Sebenarnya Aura Cinta? Kenapa Bisa Viral? Remaja yang Kritik Dedi Mulyadi Soal Penghapusan Wisuda, Ini Sosoknya

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 28 April 2025 | 02:00 WIB
Aura Cinta minta penghapusan wisuda dibatalkan.
Aura Cinta minta penghapusan wisuda dibatalkan.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Aura Cinta mendadak mencuri perhatian publik setelah perdebatan sengitnya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, viral di media sosial.

Video perdebatan yang ramai di TikTok dan Instagram itu memperlihatkan Aura mengkritik keras dua kebijakan kontroversial yang dikeluarkan oleh Dedi.

Aura Cinta, remaja asal Bandung yang baru saja menyelesaikan pendidikan SMA-nya, dikenal aktif menyuarakan opini melalui media sosial.

Dalam video yang beredar luas, ia menyoroti dua isu utama: penghapusan wisuda sekolah dan kebijakan penertiban rumah di bantaran kali kawasan Bekasi.

Kritik pertama yang dilontarkan Aura berfokus pada penertiban rumah warga di bantaran kali.

Ia mengungkapkan bahwa keluarganya turut menjadi korban dari kebijakan tersebut.

Menurut pemerintah provinsi, langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda Bekasi.

Baca Juga: Aura Cinta Diskakmat Dedi Mulyadi, Kini Akun Instagram dan TikToknya Dicari Warganet usai Ngotot Minta Wisuda Batal Dihapus

Namun, Aura menilai kebijakan ini kurang memperhatikan dampak sosial terhadap warga.

"Kami kehilangan tempat tinggal karena kebijakan ini, sementara banyak orang di luar sana yang tidak merasakan dampaknya," ujar Aura dalam video TikTok yang telah ditonton lebih dari 1,9 juta kali.

Tak berhenti di situ, Aura juga menentang kebijakan penghapusan wisuda sekolah.

Menurutnya, wisuda adalah momen bersejarah bagi siswa setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan.

Ia menilai bahwa meskipun ada biaya yang harus dikeluarkan, pengalaman wisuda tidak dapat tergantikan.

Dalam perdebatan tersebut, Dedi Mulyadi mencoba menjelaskan bahwa esensi kenangan tidak terletak pada seremoni perpisahan, melainkan pada proses belajar itu sendiri.

"Kenangan itu bukan pada saat perpisahan, kenangan indah itu terjadi selama proses belajar," ujar Dedi.

Namun, Aura dengan tegas membalas, "Tanpa perpisahan, kita tidak bisa merasakan bagaimana indahnya momen tersebut bersama teman-teman."

Perdebatan ini kemudian memantik reaksi beragam di kalangan warganet.

Baca Juga: 'Kalau Miskin Jangan Sok Kaya!', Dedi Mulyadi Sentil Aura Cinta, Sudah Rumah di Bekasi Digusur, Kini Malah Minta Wisuda Tetap Digelar

Sebagian besar netizen memuji keberanian Aura dalam menyampaikan pendapatnya, namun ada pula yang mengkritik sikapnya yang dinilai kurang memahami konteks penuh kebijakan tersebut.

Akun Instagram Aura, @iam_auracinta, pun mengalami lonjakan jumlah pengikut hingga lebih dari 12 ribu orang.

Fenomena viral ini memperlihatkan betapa media sosial saat ini menjadi ruang utama generasi muda untuk menyalurkan aspirasi dan mengkritisi kebijakan publik.

Di tengah dinamika perubahan zaman, keberanian Aura Cinta berbicara lantang tentang isu-isu yang menyentuh kehidupan masyarakat menunjukkan bahwa suara anak muda kian berpengaruh dalam membentuk opini publik.

Meski jalan yang ditempuh tidak selalu mudah, keberanian seperti ini menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya generasi kritis yang peduli terhadap masa depan bangsa. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #penghapusan wisuda #dedi mulyadi #kritik #Aura Cinta #remaja