SOLOBALAPAN.COM - Di tengah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025, media sosial dihebohkan dengan beredarnya dugaan aksi kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah peserta.
Dugaan tersebut mencuat setelah akun Twitter @Xgeografi mengunggah sederet tangkapan layar dan pengakuan dari para peserta yang mengaku menyaksikan atau bahkan terlibat langsung dalam praktik curang.
UTBK SNBT 2025 merupakan salah satu jalur penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Bagi mereka yang tidak lolos seleksi berbasis prestasi, UTBK menjadi peluang kedua yang sangat diperjuangkan.
Maka tak heran jika banyak peserta menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk belajar secara intensif, baik melalui bimbingan belajar maupun belajar mandiri.
Namun, realitas di lapangan justru memperlihatkan sisi kelam dari ujian nasional ini.
Dalam utasnya, akun @Xgeografi menyampaikan bahwa banyak peserta yang dengan sengaja melanggar aturan, bahkan sejak hari pertama ujian.
Beberapa bukti yang diunggah menunjukkan isi percakapan chat yang mengungkapkan trik-trik curang yang digunakan—mulai dari membawa dua ponsel, mencatat contekan kecil, hingga menyembunyikan alat bantu di ruang ujian.
“Aku pagi tadi bawa HP 2, pas pengawasnya santai ada yang main HP aku gas,” tulis salah satu isi chat yang diduga berasal dari peserta UTBK.
“Kami di ruangan ada 37, kami bikin catatan kecil, ada beberapa yang bawa. Pengawasnya lelet,” ungkap peserta lain.
Bahkan lebih mencengangkan, ada peserta yang nekat menggunakan teknologi tersembunyi demi mencuri soal ujian.
Beberapa informasi menyebutkan bahwa ada yang memasang kamera kecil di dalam kancing baju hingga menyelipkan kamera tersembunyi di behel gigi untuk merekam layar komputer ujian.
“Coy, udah tau belum? Ada yang dapet beberapa soalnya. Hal gilanya lagi, dia masang kamera di behelnya,” tulis seseorang dalam percakapan yang viral.
Selain itu, sebagian peserta bahkan dilaporkan melakukan siaran langsung (live streaming) selama ujian berlangsung, diduga untuk menyebarkan soal kepada pihak luar demi keuntungan finansial.
Kondisi ini membuat sebagian peserta lain merasa geram dan menyuarakan keinginan untuk melaporkan tindakan curang tersebut kepada panitia SNBT.
“Di samping gw main lab B ada yang bawa kamera, gw liat di kancing bajunya. Iya gw sakit hati liatnya. Ayo kita laporin,” tulis seorang peserta.
Pelaporan UTBK 2025
Bagi peserta yang melihat atau mengetahui dugaan kecurangan dalam pelaksanaan UTBK, panitia menyediakan jalur pelaporan resmi:
-
Website pengaduan: snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
-
Nomor telepon: 0804-1450-450
Fenomena kecurangan ini menjadi alarm keras bagi penyelenggara dan pengawas ujian untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan selama pelaksanaan UTBK.
Ujian nasional seharusnya menjadi ajang adil bagi seluruh peserta, bukan ruang untuk mencari celah keuntungan dengan cara curang.
Kejujuran adalah fondasi utama pendidikan—dan siapapun yang bermain curang hari ini, akan kesulitan membangun masa depan yang bersih esok hari. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo