Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Berapa Lama Proses Pemilihan Paus Baru Setelah Wafatnya Paus Fransiskus? Ini Penjelasan Kardinal Ignatius Suharyo

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 23 April 2025 | 04:28 WIB
Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus.

SOLOBALAPAN.COM - Wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, pada usia 88 tahun telah meninggalkan duka mendalam bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Setelah sebelumnya sempat dirawat akibat pneumonia dan beberapa masalah kesehatan lainnya, kondisi beliau sempat membaik sebelum akhirnya berpulang pada Senin, 21 April 2025.

Dalam keterangannya kepada media, Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, menjelaskan bagaimana prosedur pemilihan paus pengganti akan berjalan pasca meninggalnya Bapa Suci.

Masa Berkabung dan Pemakaman Paus

Menurut Suharyo, Vatikan menetapkan masa berkabung selama sembilan hari, yang dikenal sebagai Novemdiales.

Dalam periode ini, berbagai misa dan doa khusus digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk mendiang Paus.

"Informasi yang saya terima dari Duta Besar Vatikan untuk Indonesia adalah masa berkabung akan berlangsung selama 9 hari. Setelah itu baru akan dilakukan pemakaman," ujar Suharyo.

Baca Juga: Setelah Wafatnya Paus Fransiskus, Siapa yang Akan Jadi Penerusnya? Ini Daftar Kandidat Kuat dari Berbagai Benua

Proses Pemilihan Paus Baru: 15 Hari Setelah Wafat

Setelah prosesi pemakaman selesai, proses pemilihan paus baru akan dimulai.

Sesuai ketentuan, pemilihan dilakukan melalui konklaf, yaitu pertemuan tertutup para kardinal dari seluruh dunia yang memiliki hak suara.

"Sesuai ketentuan Gereja, konklaf untuk memilih Paus baru akan diselenggarakan 15 hari setelah Paus wafat," jelas Suharyo lebih lanjut.

Artinya, pemilihan tidak dilakukan seketika, melainkan setelah seluruh tahapan penghormatan terhadap paus sebelumnya rampung.

Proses Konklaf dan Harapan Umat

Konklaf biasanya berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan, dengan para kardinal dikunci dari dunia luar hingga terpilihnya paus baru.

Mereka akan melakukan pemungutan suara setiap hari, sampai satu nama mendapatkan dua pertiga suara dari seluruh peserta.

Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat, Ini Pesan Terakhirnya Soal Gaza dan Perdamaian Dunia di Momen Paskah 2025

Kematian Paus Fransiskus menandai akhir dari kepemimpinan beliau yang penuh tantangan selama 12 tahun.

Selama masa jabatannya, Paus dikenal sebagai sosok reformis yang dekat dengan umat, peduli pada isu-isu kemanusiaan, dan kerap menyuarakan keadilan sosial global.

Kini, perhatian umat Katolik tertuju pada siapa sosok yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan spiritual Gereja Katolik sedunia.

Proses konklaf dalam waktu dekat menjadi momen penting yang penuh doa dan harapan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#paus #kardinal #suharyo #paus fransiskus