Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Video Guru Gunting Seragam Siswa di Jawa Tengah, Bikin Netizen Murka: Itu Beli Pakai Uang Orang Tua!

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 23 April 2025 | 01:27 WIB
Seorang guru viral di Jawa Tengah karena menggunting seragam siswa.
Seorang guru viral di Jawa Tengah karena menggunting seragam siswa.

SOLOBALAPAN.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru perempuan sedang menggunting seragam milik siswinya viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Aksi yang dianggap kontroversial ini terjadi di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Tengah.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sang guru dengan ekspresi serius langsung memotong bagian bawah siswa karena dianggap tidak sesuai dengan aturan seragam yang ditetapkan pihak sekolah.

Namun, tindakan tersebut justru memicu gelombang protes, bukan hanya dari netizen, tetapi juga dari pemerhati pendidikan.

Banyak warganet menyayangkan tindakan tegas yang dilakukan secara terbuka itu.

Mereka menilai bahwa meskipun ada pelanggaran aturan, seharusnya penyelesaiannya bisa dilakukan secara lebih etis dan manusiawi.

“Seragam itu bukan milik sekolah, tapi dibeli pakai uang orang tua. Masa iya langsung digunting tanpa bicara dulu ke keluarganya?” tulis seorang pengguna di media sosial.

Komentar senada juga bermunculan di berbagai platform.

Warganet mempertanyakan apakah tindakan tersebut benar-benar bagian dari disiplin sekolah, atau sudah masuk ke ranah pelanggaran hak pribadi siswa.

“Menegakkan aturan itu penting, tapi jangan sampai mempermalukan siswa di depan umum. Itu bisa berdampak psikologis jangka panjang,” ungkap komentar lain.

Sampai saat ini, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden tersebut.

Belum diketahui pula apakah ada sanksi atau tindak lanjut terhadap guru yang bersangkutan.

Namun, video tersebut telah menyedot perhatian publik, termasuk dari kalangan pemerhati pendidikan dan lembaga perlindungan anak.

Peristiwa ini menambah deretan kasus penegakan disiplin yang dipertanyakan metode serta etika pelaksanaannya.

Banyak pihak menyerukan agar sekolah-sekolah melakukan evaluasi terhadap pendekatan disipliner yang digunakan tenaga pendidik.

Pendidikan bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal membentuk karakter, dan itu seharusnya dilakukan dengan pendekatan yang membangun, bukan merendahkan.

Di era digital saat ini, semua tindakan bisa terekam dan tersebar dalam hitungan detik.

Oleh karena itu, pendekatan terhadap siswa perlu mengedepankan empati dan komunikasi, bukan sekadar sanksi.

Jika tidak, dunia pendidikan akan semakin kehilangan kepercayaan dari publik yang berharap sekolah menjadi tempat yang aman dan mendidik. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#netizen murka #seragam #viral video #guru #jawa tengah