Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Perjalanan Karier Ricky Siahaan Gitaris Band Metal Seringai yang Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Tur Konser di Jepang

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 21 April 2025 | 23:43 WIB
Gitaris grup band metal rock Seringai Ricky Siahaan.
Gitaris grup band metal rock Seringai Ricky Siahaan.

SOLOBALAPAN.COM - Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia.

Ricky Siahaan, gitaris band metal legendaris Seringai, meninggal dunia di tengah rangkaian tur konser mereka di Jepang.

Berita kepergian Ricky pertama kali mencuat melalui platform X (dulu Twitter), ketika komika Soleh Solihun menyampaikan ucapan belasungkawa.

Dalam cuitannya yang dipublikasikan pada Sabtu (19/4/2025), Soleh menulis, "Selamat jalan @RickySiahaan. Semoga kamu diterima di sisi tuhan."

Ricky Siahaan menghembuskan napas terakhirnya di usia 48 tahun. Ia dikabarkan wafat usai tampil bersama Seringai di Taiwan, lalu melanjutkan perjalanan tur ke Jepang.

Unggahan terakhirnya di Instagram, yang menunjukkan momen manggung di Negeri Sakura, kini menjadi memori perpisahan bagi para penggemar.

Kiprah Ricky Siahaan di Dunia Musik

Ricardo Bisuk Juara Siahaan, atau yang lebih dikenal sebagai Ricky Siahaan, lahir di Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Mei 1976.

Karier musiknya dimulai sejak pertengahan era 90-an dengan membentuk band pertamanya, Chapter 69, pada tahun 1995.

Ia kemudian memperluas kiprahnya sebagai gitaris band hardcore Buried Alive dan Stepforward pada tahun 1999.

Namun namanya mulai mencuat luas saat ia membentuk band Seringai pada 2002 bersama Arian13.

Dalam formasi ini, Ricky memegang posisi sebagai gitaris dan menjadi salah satu motor penggerak lahirnya musik metal yang kuat di skena musik independen Indonesia.

Tak hanya aktif bermusik, Ricky juga sempat berkiprah di dunia media. Ia pernah menjabat sebagai produser di MTV On Sky pada tahun 2002, lalu menjadi editor untuk majalah Rolling Stone Indonesia di tahun 2005.

Kariernya di industri kreatif terus berlanjut hingga pada 2023 ia dipercaya memimpin Whiteboard Journal sebagai CEO.

Serangan Jantung Jadi Penyebab

Ricky wafat akibat serangan jantung yang datang secara tiba-tiba saat dirinya bersama personel Seringai sedang menjalani tur luar negeri.

Konser di Jepang yang baru saja ia dokumentasikan melalui akun Instagram-nya pun menjadi penampilan terakhir sang gitaris.

Kepergian Ricky meninggalkan luka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan rekan-rekan musisi, tapi juga bagi komunitas pecinta musik keras di Indonesia. Sosoknya yang konsisten dan berpengaruh dalam perkembangan musik metal nasional akan selalu dikenang.

Kini, publik musik Indonesia tidak hanya berduka karena kehilangan seorang musisi hebat, tapi juga seorang penggerak budaya independen yang selalu mendorong kreativitas dan keberanian bermusik di luar arus utama. Selamat jalan, Ricky Siahaan.

Warisanmu akan terus hidup dalam dentuman distorsi dan semangat perlawanan yang tak pernah padam. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#ricky siahaan #band metal #meninggal dunia #gitaris #seringai #jepang #konser