Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Apa Penyebab Bau Gas di Bekasi? Viral Warganet Keluhkan Cium Bau Menyengat, Terendus hingga ke Jaktim!

Laila Zakiya • Sabtu, 19 April 2025 | 20:06 WIB
Ilustrasi warga mencium bau menyengat gas di Bekasi dan Jaktim.
Ilustrasi warga mencium bau menyengat gas di Bekasi dan Jaktim.

SOLOBALAPAN.COM - Malam Jumat, 18 April 2025, mendadak jadi malam yang menegangkan bagi warga Bekasi dan sebagian Jakarta Timur.

Warganet ramai-ramai melaporkan bau menyengat yang menyerupai gas bocor, bensin, hingga oli terbakar.

Aroma ini tercium di berbagai wilayah seperti Rawalumbu, Mustika Jaya, Bantar Gebang, hingga Babelan dan bahkan merambat ke Duren Sawit, Jakarta Timur.

Keluhan itu viral di media sosial.

Salah satu pengguna X (dulu Twitter) dengan nama @ezash menulis, “Ini tiba-tiba kecium bau gas di area Bekasi sampai sekarang belum ketahuan sumbernya darimana ya? Bahaya banget ini kalo sampai diajak tidur udaranya.”

Warganet lain menambahkan bahwa aroma menyengat itu bahkan menimbulkan rasa pahit di tenggorokan dan pusing.

Menyikapi kepanikan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi langsung menurunkan tim untuk memantau situasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengonfirmasi bahwa memang benar telah terdeteksi bau menyengat di beberapa wilayah.

“Hasil monitoring tim BPBD dari pukul 21.50 di Rawalumbu, Mustika Jaya dan Bantar Gebang memang benar ada bau gas,” ujar Priadi, Sabtu (19/4), seperti dikutip Solo Balapan dari Detik.

Namun, ia menambahkan bahwa hingga kini belum ditemukan sumber pasti dari bau tersebut.

Senada, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto juga menyatakan bahwa penyebab awal diduga berasal dari kebocoran gas.

Namun ia menegaskan, Perusahaan Gas Negara (PGN) masih melakukan pendalaman atas laporan tersebut.

Sementara itu, PGN langsung mengerahkan tim inspeksi setelah menerima laporan dari warga.

Dilansir dari Liputan 6, Area Head PGN Bekasi, Maisalina, memastikan bahwa tidak ditemukan kebocoran pada seluruh jaringan pipa gas bumi di wilayah tersebut.

“Kami sudah lakukan pengecekan di seluruh jaringan, hasilnya tidak ditemukan adanya kebocoran,” tegas Maisalina dalam keterangan resminya.

Dari catatan lapangan dan laporan warganet, bau tersebut tercium mulai pukul 20.00 hingga lewat tengah malam, menyebar di berbagai titik termasuk perumahan padat penduduk dan area jalan utama.

PGN menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat.

Jika ada bau gas atau kondisi tidak normal, masyarakat diminta segera menghubungi PGN melalui Contact Center 135.

“Keselamatan dan keandalan infrastruktur menjadi prioritas kami,” tegas Maisalina.

Fenomena ini juga menyoroti masalah kualitas udara di Bekasi yang sudah lama memprihatinkan.

Bekasi dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat polusi udara tertinggi, bahkan melebihi Jakarta dalam sejumlah periode.

Penyebabnya antara lain pembakaran sampah liar, lalu lintas padat, dan aktivitas industri.

Meski pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan pencemaran, kejadian bau gas ini memperlihatkan bahwa sistem peringatan dini dan tanggap darurat lingkungan masih perlu ditingkatkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi yang tuntas soal penyebab pasti dari bau gas misterius tersebut.

Baik dari BPBD maupun PGN belum mengungkap asal bau secara spesifik, meski pemantauan terus dilakukan.

Kecemasan publik pun masih tinggi, apalagi belum ada jaminan bahwa kejadian serupa tak akan terulang. Warga berharap adanya transparansi dan langkah cepat dari pemerintah agar insiden semacam ini tidak menjadi ancaman laten yang menakutkan. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #bekasi #bau gas #jaktim