Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Diduga Lecehkan Lebih dari 100 Bumil, Ini Tanda-tanda Pasien yang Bakal Jadi Korban M Syafril Firdaus

Laila Zakiya • Rabu, 16 April 2025 | 19:19 WIB

 

Rekaman CCTV Diduga Dokter Iril Syafril Lakukan Pelecehan Terhadap Pasien.
Rekaman CCTV Diduga Dokter Iril Syafril Lakukan Pelecehan Terhadap Pasien.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter kandungan Muhammad Syafril Firdaus alias dr. Iril kini memasuki fase pengungkapan lebih dalam.

Setelah rekaman CCTV dan laporan sejumlah korban mencuat, kali ini mantan asistennya ikut bersuara dan membongkar pola yang selama ini dilakukan sang dokter dalam memilih calon korban.

Dalam pengakuan yang dibagikan lewat unggahan Instagram Story @drmita.spkk pada 15 April 2025, mantan asisten tersebut mengungkap bahwa M Syafril Firdaus memiliki pola perilaku yang khas sebelum melakukan aksinya.

"Pasien yang datang dengan alasan ada janji itu pasti jadi korban, sudah pasti!" ungkap sang asisten.

Menurutnya, setelah pemeriksaan dilakukan, M Syafril Firdaus akan mengajak pasien berfoto bersama, lalu mencatat nomor WhatsApp dari buku kunjungan pasien.

Nomor tersebut kemudian digunakan untuk menjalin komunikasi lebih lanjut di luar konteks medis, mulai dari basa-basi seputar wisata atau kuliner Garut, hingga mengomentari unggahan media sosial pasien.

“M Syafril Firdaus pun akan meminta pasien untuk mengunggah foto kebersamaannya tersebut di seluruh sosial media, termasuk WhatsApp dan Instagram dengan menandainya.”

Setelah komunikasi dianggap cukup akrab, pasien akan ditawari pemeriksaan USG gratis.

Namun ada syarat terselubung—pasien diminta datang terakhir dan langsung menyebut bahwa mereka sudah membuat janji dengan sang dokter.

Ini dimaksudkan agar pasien tidak perlu mendaftar secara resmi dan tidak terdeteksi jadwal klinik.

 

Yang mengejutkan, menurut sang mantan asisten, korban M Syafril Firdaus kemungkinan besar telah melebihi 100 orang.

“Saya perkirakan korban 100+ dok saya yakin,” tulisnya dalam pesan yang diunggah.

Dari pola yang disebutkan, korban umumnya adalah perempuan hamil di trimester kedua dan ketiga.

“Karena kalau trimester 1 tidak akan ada kesempatan untuk tangan ke arah atas perut dekat dada,” ungkapnya.

Selain pasien, M Syafril Firdaus juga disebut pernah mencoba mendekati staf klinik seperti perawat, bidan, hingga admin apotek.

Namun yang paling disesalkan adalah upaya sang asisten yang terbatas.

Ia mengaku menyadari adanya kejanggalan sejak lama, bahkan memiliki bukti sejak 2023.

Kala itu, isu tentang tindakan tak pantas ini sempat ramai di Facebook, namun tak berlangsung lama.

“Saya masih simpan dok buktinya sampai sekarang, ini postingan sempat ramai di 2023 tapi bertahan 2 hari setelah itu postingannya hilang dan tidak ada lanjut apapun,” tulisnya.

Ia juga mengaku sering dipaksa pulang lebih awal oleh sang dokter, khususnya saat ada sesi USG gratis.

Jika ia ingin tinggal untuk membereskan ruangan, dr. Iril bersikeras mengurus semuanya sendiri.

“Setiap ada pasien USG gratis saya akan selalu diminta pulang duluan (tidak mau diasistenin)... tapi dia rela membereskannya sendiri,” ungkapnya.

 

Kesaksian mantan asisten ini memperkuat dugaan bahwa M Syafril Firdaus bukan hanya melakukan pelecehan secara spontan, tetapi diduga telah memiliki pola dan strategi untuk menjebak korbannya. (lz)

 

Editor : Laila Zakiya
#viral #dokter kandungan #pelecehan seksual #M Syafril Firdaus #Obgyn #garut