Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Dokter Obgyn M Syafril Firdaus Lecehkan Pasien Hamil saat USG, Klinik Keluhkan Bikin Rugi! Kini Ditangkap Polisi sebelum Genap 24 Jam

Laila Zakiya • Rabu, 16 April 2025 | 19:11 WIB
dr. M Syafril Firdaus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut viral diduga lakukan pelecehan seksual ke pasiennya.
dr. M Syafril Firdaus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut viral diduga lakukan pelecehan seksual ke pasiennya.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama dr. M Syafril Firdaus, dokter kandungan di Garut, Jawa Barat, kini memasuki babak baru.

Setelah viralnya video CCTV yang memperlihatkan tindakan tak senonoh kepada pasien saat pemeriksaan USG, pihak kepolisian akhirnya bergerak cepat dan menangkap sang dokter bahkan sebelum 24 jam sejak laporan masuk.

Penangkapan dilakukan oleh pihak kepolisian di Garut pada Selasa, 15 April 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Susanto.

"Belum 24 jam kita sudah amankan diduga pelaku. Saat ini, untuk pelaku ada di ruangan khusus untuk dilakukan pemeriksaan intensif," tuturnya, Selasa, dikutip dari TribunJabar.id.

Hingga kini, Syafril Firdaus alias dr. Iril masih menjalani pemeriksaan mendalam di Polda Jawa Barat.

Penyidik juga akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menindaklanjuti proses hukum dan etik dokter tersebut.

Diketahui, sudah ada dua wanita yang melapor ke Polda Jabar, dan keduanya bukan korban yang terekam dalam rekaman CCTV.

Ketua IDI Jawa Barat, dr. Moh Luthfi, mengecam keras tindakan tersebut dan menyebut bahwa pelaku telah melanggar kode etik profesi dokter serta standar operasional prosedur (SOP) medis.

"IDI Jabar mengecam keras perilaku dokter tersebut yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan etika profesi," katanya.

 

Syafril Firdaus diketahui melakukan tindakannya saat masih berpraktik di sebuah klinik di Jalan Ahmad Yani, Pengkolan, Garut.

Pihak klinik mengaku telah memberhentikan yang bersangkutan setelah mendapat keluhan dari beberapa pasien.

"Ya sempat ada keluhan dari pasien," ujar pengelola klinik, dr. Dewi Sri Fitriani, Selasa.

Kasus ini terkuak setelah pihak klinik mengecek rekaman CCTV di ruang praktik.

Mereka menemukan bukti perilaku tak pantas yang dilakukan oleh dr. Iril terhadap pasien hamil.

Hal ini membuat pihak klinik merasa sangat dirugikan, tidak hanya dari sisi reputasi klinik, tetapi juga dampaknya terhadap profesi dokter secara umum.

"Sangat dirugikan sekali, apalagi bukan hanya klinik saja secara pribadi, tapi kepada seluruh dokter-dokter di Indonesia, karena dengan adanya satu oknum ini jadi mencoreng seolah-olah dokter itu sama," imbuh dr. Dewi.

 

Tak hanya rekaman video yang membuat publik geram, muncul juga tangkapan layar percakapan WhatsApp antara dr. Iril dan salah satu pasiennya.

Dalam chat tersebut, ia diketahui mengajak pasien bertemu dengan alasan “kontrol”, namun ketika ajakan ditolak, ia justru mengirimkan doa keguguran.

Hal ini pertama kali diungkap oleh akun X @caramelvanilaaa yang membagikan isi percakapan tersebut. Unggahan ini sontak viral dan ditonton lebih dari 120 ribu kali.

"Ternyata si pelaku suka WA pasiennya dan ngajak ketemuan, kadang basa-basi busuk kayak 'kapan kontrol lagi?' terus kalau si korban menolak buat diajak ketemuan, si pelaku malah nyumpahin," tulis akun tersebut.

 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga turut bersuara dalam kasus ini.

Ia menegaskan bahwa jika terbukti bersalah, izin praktik dokter tersebut harus dicabut, bahkan jika perlu, gelar dokternya pun ditarik.

"Kalau dokter lecehkan pasien, ada kode etiknya, cabut izin dokternya. Cabut izin praktik dokternya, bila perlu perguruan tinggi yang meluluskan dokter itu mencabut gelar dokter," tegasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #dokter kandungan #pelecehan seksual #M Syafril Firdaus #Obgyn #garut