SOLOBALAPAN.COM - Nama King Abdi, jebolan MasterChef Indonesia Season 10, kian melejit di dunia kuliner Tanah Air.
Tak hanya dikenal sebagai chef kreatif, ia juga sukses melebarkan sayap di industri Food and Beverage (FnB) dengan menggandeng sejumlah nama besar dari kalangan artis.
Di balik kiprahnya yang cemerlang, tersimpan kisah penuh warna, termasuk pengalaman pahit dalam dunia bisnis kuliner yang pernah ia alami.
Kolaborasi dengan Sejumlah Artis
Beberapa brand kuliner yang ikut melejit berkat tangan dingin King Abdi di antaranya:
-
Dadar Beredar, milik almarhum Babe Cabita, yang sempat viral di media sosial karena menu dadar gulung inovatif dengan cita rasa khas.
-
Nasi Kulit Mak Igun, milik Ivan Gunawan, yang menyajikan nasi kulit crispy dengan sambal khas Indonesia.
-
Sego Tempong Vicky Nitinegoro, warung makan yang menawarkan masakan khas Banyuwangi dengan sensasi pedas khas sego tempong.
- Bebek Carok, Milik Tretan Muslim, resto bebek khas Madura.
Keterlibatan King Abdi tak sekadar menjadi koki, namun juga sebagai co-founder dan pengembang resep, menjadikan setiap produk memiliki cita rasa unik dan konsisten.
Namun, kesuksesan tersebut tak selalu berjalan mulus.
Viral didepak salah satu Partner
Dalam sebuah podcast Kasisolusi yang tayang 15 April 2025, King Abdi blak-blakan mengaku pernah mengalami pengkhianatan dari rekan bisnisnya sendiri.
"Saya didepak lewat telepon. Padahal dulu kami membangun bisnis kuliner bebek bersama. Sangat terkenal, anda juga kenal," ujar King Abdi, tanpa menyebut nama secara eksplisit.
King Abdi menyebut, bisnis yang dibangun bersama itu adalah sebuah restoran bebek, namun dirinya justru disingkirkan secara sepihak.
Lebih dari itu, ia juga menepis tudingan bahwa dirinya mengklaim sebagai pemilik utama resto tersebut.
"Saya dibilang ngaku-ngaku, dari mana? Saya cuma tukang masak. Tapi ketika saya bikin resepnya lagi, orang langsung tahu itu rasanya khas saya," tegasnya.
Realita Dunia Bisnis Kuliner: 80% Pengkhianatan
Menurut King Abdi, dunia FnB adalah ranah yang sangat keras dan penuh tantangan.
"FnB itu 80 persen pengkhianatan, 20 persen cengli. Saya sampai bilang, manusia itu kalau sudah di FnB, sedetik kemudian bisa berubah," ungkapnya dalam pernyataan yang cukup menggemparkan.
Meski mengaku sempat kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil, King Abdi kini memilih bersyukur.
"Saya ikhlasin. Terbukti, tanpa mereka saya bisa punya banyak bisnis yang lebih keren," pungkasnya. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo