Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kini Viral karena Terekam CCTV Lakukan Pelecehan ke Pasien, Dokter Obgyn M Syafril Firdaus Ternyata Juga Pernah KDRT Mantan Istri hingga Lecehkan ART!

Laila Zakiya • Selasa, 15 April 2025 | 19:01 WIB
dr. M Syafril Firdaus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut viral diduga lakukan pelecehan seksual ke pasiennya.
dr. M Syafril Firdaus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut viral diduga lakukan pelecehan seksual ke pasiennya.

SOLOBALAPAN.COM – Sosok dr. M Syafril Firdaus, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) asal Garut, kini menjadi perbincangan luas publik setelah rekaman CCTV memperlihatkan dirinya diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien saat pemeriksaan USG.

Namun ternyata, kasus dugaan pelecehan ini bukan satu-satunya noda dalam riwayat hidup sang dokter.

Kehidupan pribadi dr. Iril – sapaan akrabnya – kini juga turut dikuliti warganet, dan memunculkan dugaan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga pelecehan terhadap asisten rumah tangga.

Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun X @marwan_militia pada 14 April 2025.

Dalam unggahannya, pemilik akun yang mengaku sebagai sepupu dari mantan istri dr. Syafril membagikan tangkapan layar dari akun Instagram milik dr. Iril dan menyampaikan kesaksian pribadi mengenai rekam jejak sang dokter.

"For your info, dr. I ini bernama Iril dengan nama panjang Syafril Firdaus, dia merupakan mantann istri sepupu syaa yang sempat main tangan terhadap sepupu saya dan juga attempt tindakan cabul terhadap pembantu rumah tangga mereka," tandas akun @marwan_militia terkait dengan M Syafril Firdaus yang kini menjadi viral di sosial media.

Viralnya kasus pelecehan ini bermula dari video CCTV yang tersebar di media sosial, memperlihatkan dr. Iril melakukan tindakan tak pantas saat memeriksa pasien hamil.

Dalam rekaman itu, tangan kiri dokter terlihat tidak hanya mengoperasikan alat USG, tetapi juga meraba bagian dada pasien.

“Tangan beliau hampir ke bagian tidak senonoh,” ungkap salah satu korban di akun Instagram @faa*, yang mengaku hampir mengalami kejadian serupa.

Banyak warganet mempertanyakan prosedur klinik karena pemeriksaan tersebut dilakukan tanpa pendamping.

Komentar dari akun @indah.rahmawati di akun Instagram @ppdsgramm menuliskan, “Dokter SpOG laki-laki biasanya selalu ditemani bidan/perawat saat pemeriksaan. Kok ini bisa gak ada?”

Baca Juga: 3 Sosok Pria yang Pernah Menikahi Titiek Puspa, Perjalanan Cinta dan Karier Sang Legenda Musik Indonesia

Pengakuan lebih lanjut datang dari akun @vhizhenmaula, yang menyebutkan bahwa dr. Iril memiliki banyak alasan agar asisten tidak berada di ruangan saat pasien tertentu masuk.

“Ada kok guys tapi beliau ada beribu alasan dan cara buat bikin asistennya tidak ditempat saat dirasa ada ‘target’ kalo pasien biasa asistennya selalu mendampingi,” ungkapnya.

Bahkan, pihak klinik dikabarkan telah mencurigai perilaku sang dokter sejak lama.

Karena itulah, menurut kesaksian dari akun @faanyyn_, pihak administrasi klinik akhirnya memasang CCTV secara diam-diam.

Ia juga mengungkapkan bahwa dokter Iril kerap menjadwalkan sesi USG gratis pada sore hari, saat bidan sudah pulang kerja, sehingga tidak ada saksi yang mendampingi selama pemeriksaan berlangsung.

“kalo ada yang nanya 'bidan pendamping nya kemana?' Beliau (iril syafril) sengaja menjadwalkan USG gratis di sore hari agar bidan pendamping sudah pulang (menurut adm karya harsa)... pihak adm memasang cctv di ruang dr (iril syafril) tapi atuh da nu ngaran tukang cabul mah lewih pinter,” tulis akun tersebut.

Dokter gigi Mirza, seorang profesional medis yang juga cukup dikenal di media sosial, menyampaikan keprihatinannya.

Dalam unggahan Instagram Story-nya di akun @drg.mirza, ia menegaskan bahwa kasus ini bukan baru terjadi sekali.

“Aku sudah konfirmasi ke pengirim chat apakah nama dokternya sama dengan kasus yang ini, dan ternyata sama! Ternyata oknum dokter ini sudah ramai di Garut,” ujarnya.

Dari serangkaian kesaksian tersebut, muncul dugaan kuat bahwa dr. M Syafril Firdaus memanfaatkan posisinya sebagai dokter untuk melakukan pelecehan seksual berulang kepada pasien.

Bahkan, laporan menyebut bahwa ia kerap mengirim undangan pemeriksaan USG gratis melalui pesan WhatsApp pribadi, yang bukan merupakan layanan resmi dari klinik tempat ia bekerja.

Kini, seiring dengan semakin banyaknya korban yang mulai bersuara, dr. M Syafril Firdaus telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan intensif. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #pelecehan seksual #M Syafril Firdaus #cctv #garut