Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Stres Aksi Cabulnya Terbongkar? Priguna Anugerah Pratama Sempat Coba Akhiri Hidup usai Rudapaksa Penunggu Pasien di RSHS Bandung

Laila Zakiya • Kamis, 10 April 2025 | 15:47 WIB
Diduga dokter residen anestesi Priguna Anugerah Pratama berbaju tahanan.
Diduga dokter residen anestesi Priguna Anugerah Pratama berbaju tahanan.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus dokter residen anestesi Universitas Padjadjaran (Unpad), Priguna Anugerah Pratama, yang terbukti melakukan rudapaksa terhadap pendamping pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung semakin mencengangkan publik.

Terbaru, ia dikabarkan sempat mencoba mengakhiri hidupnya usai aksi bejatnya terbongkar.

Melansir pemberitaan Antara pada Rabu, 9 April 2025, Direktur Reserse Kriminal Umum (Diskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, mengungkapkan bahwa Priguna mencoba bunuh diri dengan menyayat nadi di lengannya.

"Jadi pelaku setelah ketahuan itu sempat berusaha membunuh diri juga. Memotong urat-urat nadi," kata Kombes Pol Surawan dalam konferensi pers di Mapolda Jabar.

Akibat upaya tersebut, Priguna sempat harus menjalani perawatan medis sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh kepolisian pada tanggal 23 Maret 2025 di apartemennya.

Kronologi kasus ini bermula saat korban yang sedang menjaga ayahnya di ruang ICU diminta menjalani prosedur donor darah.

Namun, korban justru diberi obat bius hingga tidak sadarkan diri dan menjadi korban rudapaksa.

Setelah sadar, korban merasa nyeri pada area vital, dan hasil visum menemukan bukti kuat berupa sperma.

Informasi tambahan yang disampaikan oleh drg. Mirza Mangku Anom melalui akun Instagram @drg.mirza, menunjukkan adanya temuan barang bukti di lokasi kejadian.

Termasuk dua kantong plastik yang berisi obat bius dan salah satunya berisi kondom dengan cairan sperma.

Baca Juga: Ruben Onsu Telah Resmi Jadi Mualaf, Ini Tanggapan Sarwendah sang Mantan Istri dan Betrand Peto

"Polisi menemukan dua kresek di lokasi, salah satunya berisi obat bius dan kondom berisi cairan sperma," tulis drg. Mirza dalam unggahannya.

Kini, Priguna tidak hanya menghadapi ancaman pidana, namun juga harus menerima kenyataan bahwa Unpad secara resmi mengeluarkannya dari program pendidikan dokter spesialis.

Mimpinya untuk menjadi dokter spesialis anestesi pun kandas di tengah jalan akibat perbuatannya sendiri. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Anestesi #RSHS Bandung #ppds #dokter residen #Rudapaksa #Priguna Anugerah Pratama