SOLOBALAPAN.COM - Kehadiran mendadak Pesawat Kepresidenan RI 1 di Bandara Fatmawati Soekarno Putri, Bengkulu, Minggu (6/4/2025), sempat mengejutkan publik.
Selain membawa rombongan Presiden Prabowo Subianto, pesawat itu juga disebut-sebut menjemput Agung Surahman, putra daerah Bengkulu yang kini menjabat sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden.
Kunjungan ini menuai sorotan karena tak tercantum dalam agenda resmi presiden. Banyak yang bertanya-tanya, apakah benar pesawat RI 1 singgah hanya untuk menjemput seorang staf?
Menanggapi hal itu, Agung Surahman akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf melalui kolom komentar di media sosial.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut bersifat pribadi dan tidak direncanakan.
“Saya Agung Surahman atas nama pribadi, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan masyarakat Bengkulu. Kejadian ini di luar dugaan saya. Ini sangat pribadi dan mendadak,” tulisnya.
Agung menjelaskan, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak ke Malaysia dan meminta dirinya untuk ikut serta dalam kunjungan tersebut.
Saat itu, Agung berada di Bengkulu dan sudah menawarkan diri untuk menyusul ke Jakarta.
Baca Juga: Gara-gara Walid? Film Bidaah Catatkan Lebih dari 1 Miliar Tayangan di Indonesia dan Malaysia!
Namun Presiden memilih untuk singgah ke Bengkulu karena rute penerbangannya searah menuju Malaysia.
“Saya sudah sampaikan ke Bapak Presiden, saya saja yang menyusul ke Jakarta. Namun beliau memutuskan untuk ke Bengkulu dahulu karena juga lintas sejalur ke Malaysia,” jelasnya di salah satu unggahan komentar tiktok.
Agung juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tidak sempat menyapa masyarakat karena keterbatasan waktu.
“Memang sangat disayangkan Bapak Prabowo tidak sempat menyapa, karena setelah berkegiatan dari pagi hingga siang, beliau harus segera melanjutkan perjalanan ke Malaysia.”
Agung menutup pernyataannya dengan menyampaikan permintaan maaf dari Presiden kepada masyarakat Bengkulu dan harapan agar daerah tersebut semakin maju.
“Bapak Presiden mohon disampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan masyarakat Bengkulu atas situasi ini. Terima kasih atas pengertiannya. Semoga Bengkulu semakin jaya dan selalu dalam keberkahan.”
Baca Juga: Terungkap Arafah Rianti Sudah Putus Sebelum Steven Wongso Jadi Muallaf! Ternyata Cuma HTS?
Klarifikasi ini sekaligus menepis dugaan bahwa Presiden menyalahgunakan fasilitas negara. Keputusan singgah disebut sebagai langkah efisien di tengah jadwal padat kenegaraan.
Editor : Nindia Aprilia