SOLOBALAPAN.COM - Suasana puncak arus balik Lebaran mulai terasa di berbagai titik keberangkatan di Kota Solo.
Dua lokasi utama yang mencatat lonjakan penumpang adalah Stasiun Solo Balapan dan Bandara Adi Soemarmo.
Pada Jumat (4/4), ratusan pemudik terlihat memadati ruang tunggu keberangkatan di Stasiun Solo Balapan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa pergerakan penumpang di wilayah Daop 6 sangat tinggi.
"Memasuki masa arus balik, kami mencatat sebanyak 29.753 penumpang diberangkatkan. Sementara 28.737 pelanggan tercatat datang melalui layanan kami," ujar Feni.
Solo Balapan Jadi Titik Padat Arus Balik
Feni menyebutkan bahwa Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu stasiun dengan volume pergerakan penumpang tertinggi selama musim Lebaran 2025.
Berdasarkan data Sabtu siang (5/4), 7.245 pelanggan diberangkatkan, sementara 6.894 penumpang tiba di stasiun tersebut.
Hingga 4 April 2025, penjualan tiket kereta api Lebaran di wilayah Daop 6 telah mencapai 398.542 tiket atau 95 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (6/4), dengan 28.875 tiket telah terjual.
"Angka ini masih bisa bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung," kata Feni.
Ia juga menambahkan bahwa selama masa Angkutan Lebaran, Daop 6 mengoperasikan 37 perjalanan kereta api jarak jauh dengan total kapasitas mencapai 418.122 kursi.
Pergerakan Padat Juga Terjadi di Bandara Adi Soemarmo
Di sisi lain, Bandara Adi Soemarmo juga mencatat peningkatan pergerakan penumpang menjelang puncak arus balik.
PGS Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Department Head, Desita Fatima, memprediksi bahwa H+7 atau 7 April 2025 akan menjadi puncak arus balik di bandara tersebut.
"Perkiraan kami jumlah penumpang mencapai 3.000 hingga 4.000 orang pada tanggal tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Apa Akun Instagram Faizal Hussein Pemeran Walid di Film 'Bidaah'? Ternyata Sering Tampil Stylish!
Berdasarkan data per Jumat (4/4), total pergerakan penumpang di bandara mencapai 3.698 penumpang, terdiri dari 1.618 kedatangan dan 2.080 keberangkatan.
Selama masa angkutan Lebaran, Bandara Adi Soemarmo juga memberlakukan 17 extra flight yang berlangsung dari 29 Maret hingga 8 April 2025.
"Pada hari normal, jumlah pergerakan pesawat berkisar 20–22 movement. Namun saat Lebaran bisa mencapai 24–26 movement per hari," jelas Desita.
Editor : Nindia Aprilia