SOLOBALAPAN.COM - Belakangan ini, warganet dihebohkan dengan kabar tak sedap yang menimpa selebgram terkenal, Nayyara Hafeeza atau yang akrab disapa Feeza.
Ia tengah menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam kasus perselingkuhan dengan pasangan orang lain.
Spekulasi ini makin menguat setelah seluruh akun media sosial milik Feeza tiba-tiba dinonaktifkan tanpa penjelasan apa pun.
Langkah mengejutkan tersebut langsung menimbulkan rasa penasaran publik, mengingat posisi Nayyara sebagai figur publik yang memiliki banyak pengikut.
Kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan di platform X oleh akun @jvstkyubby pada Selasa (25/3/2025).
Pemilik akun tersebut, yang ternyata adalah korban dari kasus perselingkuhan tersebut, mempublikasikan beberapa bukti yang mengaitkan Nayyara dalam hubungan asmara pasangannya.
"Dunia ini isinya selingkuh aja selingkuh, mana sama seleb anj, wkwk kocak," tulis akun tersebut dalam salah satu unggahan yang langsung viral hingga 21 juta ditonton.
Lebih lanjut, kasus ini tidak hanya sekadar soal perselingkuhan biasa.
Berdasarkan bukti percakapan WhatsApp yang beredar, Nayyara diduga telah melakukan hubungan intim dengan kekasih korban.
"Aku takut kamu hamil," tulis pesan dari kekasih korban kepada Nayyara.
Menanggapi hal itu, sosok yang diduga Nayyara membalas, "Wow, oke seharusnya kita ga melakukan itu sebelum pacaran, maaf."
Tak ayal, berita ini memancing beragam reaksi dari publik, mengingat reputasi Nayyara sebagai public figure yang sebelumnya dikenal positif.
Banyak netizen menyayangkan perbuatannya, sementara yang lain memilih untuk menunggu klarifikasi langsung darinya.
Hingga kini, akun media sosial Nayyara masih dalam keadaan nonaktif, dan belum ada pernyataan resmi yang ia sampaikan terkait rumor tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa popularitas di media sosial tidak selalu berjalan seiring dengan citra pribadi yang baik.
Di era digital saat ini, setiap tindakan publik figur akan mudah terekspos dan menjadi konsumsi publik.
Maka, menjaga sikap dan perilaku menjadi hal yang sangat penting, karena kepercayaan penggemar bisa hilang dalam sekejap hanya karena satu kesalahan besar. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo