Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Annisa Mahesa dari Partai Apa? Anggota DPR RI Termuda Tahun Ini Viral Gara-gara Komentari Demo RUU TNI!

Laila Zakiya • Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:18 WIB

 

Anggota DPR RI termuda Annisa Mahesa.
Anggota DPR RI termuda Annisa Mahesa.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Annisa Mahesa mendadak viral setelah komentarnya soal aksi demonstrasi mahasiswa terkait RUU TNI menuai sorotan publik.

Di tengah gelombang protes terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI), pernyataannya memicu perdebatan tajam di jagat maya, khususnya platform X (sebelumnya Twitter).

Annisa Mahesa, politisi muda dari Partai Gerindra, resmi dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029.

Ia terpilih dari daerah pemilihan Banten II (Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon) dengan perolehan suara yang cukup signifikan, yakni 122.470 suara.

Perempuan kelahiran 17 Juli 2001 ini menyandang status sebagai anggota DPR RI termuda saat ini.

Saat pelantikan, usianya baru menginjak 23 tahun 2 bulan 15 hari.

Annisa memiliki nama lengkap Annisa Maharani Alzahra Mahesa.

Ia bukan orang baru di dunia politik, sebab merupakan anak dari pasangan politikus, mendiang Desmond Junaidi Mahesa dan Nurnaningsih.

Kepopuleran Annisa Mahesa di media sosial meningkat tajam setelah komentarnya tentang unjuk rasa mahasiswa dalam menolak RUU TNI tersebar luas.

Video wawancaranya beredar dan menimbulkan reaksi keras dari warganet. Dalam video tersebut, Annisa menyatakan:

“Mengapa mesti demo? Mengapa tidak diskusi aja. Kalau demo mengkritik kebijakan itu gakpapa, selama kebijakannya itu buruk,” kata Annisa Mahesa kepada awak media.

Pernyataannya kembali dikutip dalam tayangan video di akun X @senjatanuklir, yang memicu gelombang kritik dari publik:

“Kenapa mesti demo, kenapa nggak diskusi aja,” ujar Annisa Mahesa dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari tayangan video di akun X @senjatanuklir.

Warganet menilai ucapan tersebut meremehkan peran demonstrasi dalam demokrasi, terutama di tengah kekhawatiran publik atas potensi kembalinya dwifungsi TNI serta intervensi militer dalam urusan sipil.

Sebagai putri dari mendiang Desmond Junaidi Mahesa, tokoh penting gerakan reformasi 1998 yang dikenal vokal di isu HAM dan hukum, Annisa membawa nama besar di panggung politik nasional.

Ayahnya sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI sebelum wafat pada 2023.

Ibunya, Nurnaningsih, juga dikenal aktif mendampingi perjalanan politik mendiang Desmond.

Di luar politik, Annisa menempuh pendidikan tinggi melalui jalur internasional.

Ia mengikuti program double degree antara Universitas Indonesia dan University of Melbourne.

Hasilnya, ia meraih gelar S.E. dari UI dan B.Com. dari Melbourne.

Dua tahun pertama kuliah ia jalani di Indonesia, dan dilanjutkan di Australia dengan prestasi akademik yang membanggakan.

Banyak yang menilai bahwa sebagai generasi muda di parlemen, Annisa semestinya lebih memahami pentingnya kebebasan berpendapat dan hak untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.

Sementara itu, tagar #TolakRevisiUUTNI dan #DewanPerwakilanRezim ramai digunakan, menyeret nama Annisa dalam perdebatan soal posisi DPR dalam menjaga demokrasi dan hak sipil. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #ruu tni #annisa mahesa #anggota dpr ri