SOLOBALAPAN.COM – Dalam rangka memuliakan bulan suci Ramadhan 1446 H, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta (AK-Tekstil Solo) mengadakan kegiatan keagamaan sekaligus berbuka puasa bersama dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).
Acara yang berlangsung di Aula Gedung B AK-Tekstil Solo, Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Surakarta ini digelar pada Kamis (20/3/2025), dengan dihadiri mahasiswa, seluruh dosen dan pegawai, serta anggota API Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan ketua pelaksana, Aulia, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tilawah oleh Ahmad dan Azlina.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kajian bertema “Menghadapi Kerasnya Dunia dengan Bermuhasabah dan Bertawakal” yang disampaikan oleh Ustaz Abu Umar Raih Gelar, Lc.
Dalam ceramahnya, Ustaz Abu Umar menyampaikan bahwa, “Muhasabah merupakan sarana mengevaluasi diri setiap hamba dalam memikirkan keadaan dirinya untuk menggapai surga Allah SWT. Kewajiban dan kesempatan setiap hamba dalam bermuhasabah hanya ada di dunia. Upaya untuk bermuhasabah dengan tawakal dimana tawakal tersebut mempunyai 3 unsur pokok yakni kejujuran kepada Allah SWT, yakin akan janji Allah SWT, dan berikhtiar yang selaras dengan Allah SWT,” imbuhnya.
Setelah kajian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur AK-Tekstil Solo, Wawan Ardi Subagdo, yang menekankan pentingnya acara ini dalam mempererat nilai kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kampus.
“Semoga acara ini dapat menjadikan ajang terjalinnya komunikasi dan hubungan baik antara kampus dengan industri tekstil Indonesia. Kunci AK-Tesktil Solo agar bisa bertahan, perlu adanya peningkatan animo mahasiswa,” jelasnya.
Ketua BPD API Jawa Tengah, Dewanto Kusuma Wibowo, turut memberikan sambutan.
Ia menyampaikan bahwa kondisi industri tekstil saat ini memang sedang tidak baik-baik saja, namun tetap optimis ke depan.
“Namun akan terus baik baik saja dan terus ada selagi manusia membutuhkan sandang. Harus yakin karena dalam Al-Quran telah disampaikan Inna ma'al usri yusra (اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا) ayat 6; surat Al-Insyirah. Ayat ini berarti 'sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan'. Ayat ini berpesan agar kita tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan hidup. Ayat ini mengulangi pesan yang telah disampaikan pada ayat sebelumnya, yaitu فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ (ayat 5 Al-Insyirah),” paparnya.
Direktur Eksekutif BPN API Pusat, Danang Girindrawardana, dalam sambutannya mengajak para mahasiswa AK-Tekstil untuk tidak hanya mempelajari teknik pertekstilan, namun juga memahami regulasi pertekstilan yang berlaku di Indonesia.
“Agar mahasiswa lebih kritis menyikapi regulasi sebagai langkah antisipatif masalah-masalah yang akan ada agar tidak terulang kembali. Analisa terkait kerangka regulasi perlu dijadikan bahan tugas akhir,” ujarnya.
Menjelang berbuka, acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustaz Abu Umar, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Seluruh hadirin kemudian menikmati hidangan buka puasa dan melaksanakan salat maghrib berjamaah. (nkn)
Editor : Laila Zakiya