SOLOBALAPAN.COM - Di tengah riuhnya gelombang protes publik dan mahasiswa terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI), muncul satu nama yang menjadi sorotan warganet di platform X (sebelumnya Twitter), yakni Annisa Mahesa.
Diketahui, Annisa Mahesa merupakan anggota DPR RI termuda periode 2024–2029.
Pernyataannya soal unjuk rasa mahasiswa yang menolak RUU TNI membuat namanya viral dan jadi bahan perbincangan panas.
“Kenapa mesti demo, kenapa nggak diskusi aja,” ujar Annisa Mahesa dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari tayangan video di akun X @senjatanuklir, yang kemudian membuat nama sang anggota DPR menjadi booming di media sosial.
Pernyataan tersebut dianggap meremehkan aksi mahasiswa dan elemen masyarakat yang turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan terhadap potensi kembalinya dwifungsi TNI, serta ancaman terhadap demokrasi dan hak sipil.
Warganet pun langsung menggali latar belakang sosok yang sebelumnya belum banyak dikenal publik ini.
Siapa Annisa Mahesa?
Annisa Mahesa, atau nama lengkapnya Annisa Maharani Alzahra Mahesa, lahir pada 17 Juli 2001.
Ia merupakan politisi muda dari Partai Gerindra, yang kini menduduki kursi DPR RI setelah terpilih pada Pemilu 2024.
Di usianya yang masih 23 tahun, Annisa resmi menjadi anggota DPR RI termuda saat ini.
Berasal dari keluarga yang punya akar politik kuat, Annisa bukanlah sosok baru di lingkar kekuasaan.
Ia adalah putri dari mendiang Desmond Junaidi Mahesa, aktivis 1998 sekaligus politisi senior Gerindra yang dikenal vokal dan tajam dalam berbagai isu hukum dan HAM.
Desmond, yang meninggal dunia pada 2023, merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah reformasi dan sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Ibunda Annisa, Nurnaningsih, juga dikenal sebagai sosok pendukung utama dalam perjalanan politik mendiang Desmond.
Meski usianya tergolong muda, riwayat pendidikan Annisa Mahesa tidak bisa dianggap remeh.
Ia menempuh jalur pendidikan internasional melalui program double degree antara Universitas Indonesia (UI) dan University of Melbourne, Australia.
Dua gelar sarjana berhasil ia kantongi: S.E. (Sarjana Ekonomi) dari Universitas Indonesia, dan B.Com. (Bachelor of Commerce) dari University of Melbourne.
Annisa disebut menyelesaikan dua tahun awal masa kuliahnya di UI, kemudian melanjutkan ke Melbourne hingga lulus dengan prestasi akademik yang gemilang.
Kepopuleran Annisa di media sosial meroket setelah video komentarnya soal demo RUU TNI viral.
Warganet mengkritik bahwa sebagai wakil rakyat muda, seharusnya ia memahami nilai penting demokrasi, termasuk hak untuk berdemonstrasi.
Tagar #TolakRevisiUUTNI dan #DewanPerwakilanRezim pun ikut menyeret nama Annisa, yang dinilai tidak berpihak pada aspirasi mahasiswa dan rakyat yang menolak masuknya TNI ke sektor sipil.
Tak hanya komentarnya yang disorot, privasi dan rekam jejak hidupnya pun ikut dikuliti oleh netizen.
Mulai dari profil keluarga, hingga jalur pendidikan dan aktivitas politiknya mulai dibahas luas. (lz)
Editor : Laila Zakiya