Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Bu Guru Salsa Ternyata Tak Dibela PGRI? Usai Video Tak Senonohnya Viral di X dan TikTok, Wasekjen PB PGRI Tegaskan Sikap Begini..

Laila Zakiya • Rabu, 19 Maret 2025 | 17:00 WIB
Siapa Bu Guru Salsa yang video 5 menitnya viral di X?
Siapa Bu Guru Salsa yang video 5 menitnya viral di X?

SOLOBALAPAN.COM - Nama Bu Guru Salsa kembali menjadi perbincangan hangat setelah video tak senonohnya tersebar luas di media sosial.

Skandal ini memicu polemik terkait statusnya sebagai guru dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Awalnya, beredar kabar bahwa ia mendapatkan dukungan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jember, tetapi kini pernyataan resmi dari PB PGRI justru menegaskan hal yang berbeda.

Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) akhirnya secara resmi menyatakan sikap terhadap kontroversi Bu Guru Salsa.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Wasekjen PB PGRI sekaligus Ketua Badan Khusus Komunikasi dan Digitalisasi, Wijaya Winarja, PGRI menegaskan bahwa mereka tidak memberikan pendampingan, pembelaan, ataupun dukungan kepada Bu Guru Salsa.

"Persatuan Guru Republik Indonesia menyatakan sikap secara tegas tidak memberikan pendampingan, pembelaan, dan dukungan terhadap oknum guru S," ujar Wijaya Winarja dalam unggahan video di akun Instagram resmi @pbpgri_official pada 18 Maret 2025.

Wijaya juga menegaskan bahwa PGRI tetap menjunjung tinggi kode etik guru Indonesia serta norma agama dan peraturan yang berlaku terkait transaksi elektronik.

Selain itu, ia menyatakan bahwa pihaknya tidak mengenal struktur bernama Humas PB PGRI, yang sebelumnya diklaim oleh Ilham Wahyudi.

Tak hanya itu, PB PGRI juga meminta agar status kepegawaian Bu Guru Salsa segera ditinjau ulang.

"Secara tegas PGRI tidak membenarkan perilaku oknum guru S tersebut dan meminta status kepegawaian atau status gurunya untuk ditinjau ulang sesuai dengan perilaku yang telah mencoreng profesi guru," tambah Wijaya.

Sebelum pernyataan resmi dari PB PGRI keluar, PGRI Jember sempat memberikan dukungan kepada Bu Guru Salsa.

Humas PGRI Jember, Ilham Wahyudi, menyatakan bahwa guru yang videonya viral tersebut hanyalah korban eksploitasi digital dan tidak seharusnya kehilangan pekerjaannya.

Menurut Ilham, video yang tersebar di media sosial bukanlah kesengajaan dari Bu Guru Salsa, melainkan bentuk pelanggaran privasi yang merugikan korban.

"Video tersebut bukan kesengajaan dia untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," ujar Ilham Wahyudi pada Minggu (16/3/2025).

PGRI Jember juga menyayangkan keputusan Bu Guru Salsa untuk mundur dari pekerjaannya sebagai guru.

Mereka menilai bahwa ia sudah lolos seleksi PPPK, yang merupakan kesempatan langka bagi para tenaga honorer.

"Sangat kita sayangkan jika Bu Salsa mundur. Terlebih dia lolos PPPK yang notabene idaman setiap honorer," ujar Ilham.

Di tengah pro dan kontra yang masih berlangsung, status kepegawaian Bu Guru Salsa kini semakin menjadi sorotan.

Dalam pengumuman resmi Nomor: 800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani oleh Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman, nama Salsabila Rahma tetap masuk dalam daftar peserta yang lolos seleksi administrasi PPPK. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Bu Guru Salsa #pppk #PB PGRI