SOLOBALAPAN.COM - Nama Bu Guru Salsa kembali menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial setelah video pribadinya tersebar luas.
Di tengah kontroversi ini, muncul kabar bahwa ia telah lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang menuai beragam reaksi dari publik.
Kabar mengenai kelulusan Bu Guru Salsa dalam seleksi PPPK beredar setelah sebuah unggahan di X menyatakan bahwa ia tidak lolos pemberkasan.
Dalam cuitan akun @ladyschon yang dibagikan pada 18 Maret 2025, disebutkan bahwa dirinya tidak berhasil melewati tahap administrasi.
"Ada info katanya gak lulus pemberkasan, tapi semoga bener ya dan untuk teman-teman yang lagi berjuang P3K sebagai guru maupun yang masih honorer. Semoga dimudahkan jalan rejekinya," tulis akun tersebut.
Dalam unggahan yang sama, akun ini juga membagikan tangkapan layar dari Instagram @asosiasi_pgri_jember yang menjawab pertanyaan warganet mengenai status Bu Guru Salsa dalam seleksi PPPK.
Pihak Asosiasi PGRI Jember dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak lolos administrasi.
"Beliau tidak lolos administrasi kak, terima kasih sudah bertanya dahulu kak," demikian jawaban dari akun @asosiasi_pgri_jember.
Namun, pernyataan tersebut bertentangan dengan unggahan lain dari akun X @mahdiramadhanm.
Dalam cuitannya, ia membagikan informasi bahwa nama Salsabila Rahma tercantum sebagai salah satu peserta yang lolos seleksi PPPK untuk formasi Pengadministrasi Perkantoran di UPT Satuan Pendidikan SDN Karanganyar 02 Ambulu, Jember.
"Cari data yang valid dulu baru post ya, Bu Salsa ikut PPPK itu dengan formasi bukan Guru tapi formasi Pengadministrasi Perkantoran di UPT Satuan Pendidikan SDN Karanganyar 02 Ambulu Jember dengan kualifikasi pendidikan SMA/ Sederajat dan dinyatakan lolos seleksi administrasi," tulis akun tersebut.
Di tengah simpang siur kabar mengenai kelulusannya, PGRI Jember melalui Ilham Wahyudi menegaskan bahwa Bu Guru Salsa tetap berhak menjalani kariernya sebagai tenaga pengajar.
Menurut PGRI, dirinya adalah korban penyebaran video pribadi yang seharusnya tidak menghambat haknya dalam mengajar.
"Video tersebut bukan kesengajaan dia untuk disebar dan diperjualbelikan. Dia hanya korban," ujar Ilham pada Minggu (16/3/2025).
Karena itu, PGRI menyayangkan keputusan Bu Guru Salsa yang sempat mundur dari tempatnya mengajar di salah satu SD di Jember.
Ilham menyebut bahwa kesempatan lolos PPPK adalah hal yang sangat dinantikan oleh para honorer, sehingga sayang jika harus disia-siakan.
Terlepas dari perdebatan publik mengenai kelulusannya, Bu Guru Salsa tetap aktif di media sosial, termasuk melakukan siaran langsung di TikTok.
Sikapnya yang santai dalam menanggapi komentar netizen semakin memancing pro dan kontra di masyarakat.
Dalam salah satu siaran langsungnya, seorang netizen berkomentar, "Bikin lagi part dua."
Tanpa ragu, Bu Guru Salsa langsung merespons dengan santai, "Iya, monolog aja kali ya kapan-kapan."
Komentarnya ini langsung menuai kritik dari netizen yang merasa bahwa ia tidak menunjukkan rasa penyesalan terhadap kontroversi yang menimpanya. (lz)
Editor : Laila Zakiya