SOLOBALAPAN.COM - Kontroversi yang menyelimuti kematian tragis Kim Sae Ron kembali memanas.
Kali ini, selain tudingan yang menyeret nama aktor Kim Soo Hyun, keluarga mendiang aktris juga secara resmi mengecam YouTuber Lee Jin Ho atas dugaan penyebaran informasi palsu yang merugikan nama baik Kim Sae Ron.
Dalam siaran langsung yang dilakukan pada 16 Maret 2025, kanal YouTube kontroversial Garo Sero Institute mengungkap kondisi mental Kim Sae Ron sebelum kematiannya.
Disebutkan bahwa aktris itu sangat tertekan akibat pemberitaan yang tidak benar mengenai dirinya.
Garo Sero Institute mengklaim bahwa pada 8 Januari 2025, YouTuber Lee Jin Ho mengunggah video dengan komentar jahat yang mencemarkan nama baik Kim Sae Ron.
Akibat tekanan tersebut, Kim Sae Ron diduga mencoba melukai dirinya sendiri dengan menyayat pergelangan tangannya lebih dari enam kali dalam satu hari.
“Pengawasan tanpa henti serta konten berisi fitnah di media sosial memainkan peran besar dalam mendorongnya ke titik kritis,” ujar Garo Sero Institute.
Kasus ini memicu perdebatan publik tentang batas etika dalam pemberitaan selebriti dan dampak buruk pelecehan di dunia maya.
Banyak warganet kini menuntut akuntabilitas lebih besar bagi kreator digital yang menyebarkan informasi tidak terverifikasi, terutama yang melibatkan individu yang sedang berjuang melawan kesehatan mental.
Garo Sero Institute juga menganalisis beberapa lukisan yang dibuat oleh Kim Sae Ron sebelum kematiannya.
Salah satu karya yang paling mencolok menampilkan seorang gadis muda yang bersedih, bersandar pada bunga matahari di lingkungan gelap dan hujan.
Menurut interpretasi mereka, lukisan itu melambangkan cinta yang tak tersampaikan dan kesedihan yang mendalam.
Sehari setelah siaran Garo Sero Institute, keluarga Kim Sae Ron resmi mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap YouTuber Lee Jin Ho ke Badan Kepolisian Metropolitan Seoul pada 17 Maret 2025.
Gugatan ini diwakili oleh pengacara Bu Ji Seok dari firma hukum Buyou.
Dalam konferensi pers, firma hukum Buyou menjelaskan bahwa keluarga merasa dirugikan oleh klaim-klaim yang dibuat Lee Jin Ho dalam video-videonya.
Beberapa pernyataan yang dipermasalahkan meliputi:
- Tuduhan bahwa Kim Sae Ron sering mengadakan pesta minum saat masa refleksi.
- Rumor pacaran yang tidak berdasar.
- Spekulasi mengenai pernikahan yang hanya dianggap gosip belaka.
Meskipun setelah kematian Kim Sae Ron, Lee Jin Ho mengubah status videonya menjadi privat, keluarga tetap merasa dampaknya sudah terlalu luas.
Mereka menilai bahwa tindakan YouTuber tersebut tidak bertanggung jawab dan hanya memperburuk suasana duka keluarga.
Selain tuduhan terhadap kehidupan pribadi Kim Sae Ron, keluarga juga mengecam tindakan Lee Jin Ho yang diduga mengolok-olok foto-foto yang diunggah oleh mereka.
Dalam salah satu unggahan, Lee Jin Ho menyebut foto-foto tersebut sebagai “foto pacaran buatan sendiri,” yang dianggap merendahkan dan tidak menunjukkan empati terhadap situasi keluarga yang sedang berduka.
Yang lebih mengejutkan, YouTuber tersebut juga menuduh Kim Sae Ron memiliki sikap buruk terhadap staf dan menggunakan bahasa kasar.
Pernyataan ini semakin memicu amarah keluarga, terutama karena banyak staf yang hadir di pemakaman aktris tersebut, sementara agensinya, Gold Medalist, tidak menunjukkan kehadiran mereka.
“Klaim mana dari yang Anda katakan yang benar-benar sesuai dengan fakta? Setelah mengatakan hal-hal seperti itu, apakah Anda merasa keluarga dan anak-anak Anda percaya bahwa Anda melakukannya demi kepedulian terhadap Sae Ron?” ujar perwakilan keluarga dalam konferensi pers.
Keluarga Kim Sae Ron menekankan bahwa tuduhan yang disebarkan oleh Lee Jin Ho telah memberikan dampak emosional yang besar bagi mereka. (lz)
Editor : Laila Zakiya