SOLOBALAPAN.COM - Agnes Jennifer akhirnya buka suara mengenai perselingkuhan suaminya, David Clement, dengan sosok yang kini dikenal sebagai Gayung Love Pink.
Dalam podcast bersama Grace Tahir, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya ia percaya sepenuhnya kepada suaminya, hingga akhirnya dikhianati.
"Kalau dulu tuh, saya 100 persen percaya. Jadi, ibaratnya gini, kalau saya nggak dikasih lihat di depan mata saya, walaupun orang lain bilang ke saya misalnya suami, lu selingkuh, saya nggak akan percaya," ungkap Agnes.
Namun, kepercayaannya kini sudah berubah total setelah semua fakta terungkap.
"Tapi sekarang, ya nggak, beda sekali. Beda sekali," lanjutnya.
Agnes mengaku bahwa saat pertama kali mengetahui perselingkuhan tersebut, emosinya langsung bercampur aduk.
"Awalnya ya campur aduk lah, up and down. Pastinya pertamanya ya kaget. Kaget. The first one kaget. Kaget, kecewa, marah, emosi itu semuanya ya. Cuman ya udah, tahapnya udah lewat," katanya.
Walaupun sudah tiga bulan sejak ia pertama kali mengetahui kejadian ini, Agnes mengakui bahwa dirinya masih belum sepenuhnya pulih.
"Masih sampai sekarang sih, masih up and down. Tapi I'm trying to be ya, kayak udah lebih stable. Jadi campur aduk marah, sebel, sedih," tuturnya.
Di tengah badai rumah tangga yang ia hadapi, Agnes tetap berusaha menjaga agar anak-anaknya tidak terlalu merasakan dampak dari perselingkuhan ini.
"Anak-anak tau, cuman saya berusaha membuat environment mereka itu semenjak kejadian ini tuh kayak masih sama kayak dulu. Jadi kayak saya masih hangout bareng, masih ngobrol gitu. Walaupun tetap mereka bisa sense ada sesuatu yang beda ya," jelasnya.
Ia juga memastikan untuk tidak memperlihatkan kesedihannya di depan anak-anaknya.
"Even di depan anak-anak juga saya kalau bisa nggak nangis gitu," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah dirinya siap jika pernikahannya harus berakhir, Agnes menjawab dengan tegas.
"Maksudnya artinya kamu siap?" tanya Grace Tahir.
"Iya," jawab Agnes Jennifer.
Meskipun belum bisa memutuskan secara pasti, Agnes mengaku telah mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk.
"Saya mencoba, ya saya ada mencoba, saya mencoba. Cuman, karena saya punya tanggung jawab ke anak-anak. Jadi at least, kalau pun misalnya sampai saya divorce, saya bisa bilang ke anak saya, Mami udah coba, tapi saya nggak bisa," katanya. (lz)
Editor : Laila Zakiya